Atasi Kemacetan Tangerang Anggarkan Rp78 Miliar Bangun Jalan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kemacetan lalu lintas. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ilustrasi kemacetan lalu lintas. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mengurangi kemacetan kendaraan dari Tangerang-Jakarta Barat, Pemerintah Kota Tangerang berencana membangun jalan raya di bagian sisi selatan Kali Mookervart.

    Rencana pembangunan jalan baru sepanjang 3,6 km tersebut akan dilakukan pada tahun ini dengan anggaran senilai Rp78 miliar. Alokasi anggaran tersebut berasal dari APBD Kota Tangerang 2016.

    “Saat ini, prosesnya sudah masuk dalam rencana umum pengadaan (RUP) dan menunggu waktu lelang,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Nana Trisyana, mengutip keterangan resminya, Selasa (26 Januari 2016).

    Menurut Nana, pembangunan dilakukan karena lebar kapasitas jalan yang ada sudah tidak mampu untuk menampung kendaraan yang melintas. Akibatnya, kerap terjadi kemacetan, terutama di kawasan Jalan Daan Mogot.

    “Jalan ini banyak dilintasi warga Kota Tangerang yang beraktifitas di Jakarta. Apalagi nanti ada Trans Tangerang yang beroperasi sehingga jalannya harus ditambah,” jelasnya.

    Sementara itu, Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan DBMSDA Kota Tangerang Ichsan mengatakan pihaknya akan membangun jalan sisi selatan Mookervart ini secara bertahap (multiyears). Pembangunan dimulai dari Jalan Kyai H Agus Salim sampai ke perbatasan dengan DKI Jakarta.

    “Rencana ini masih menunggu keputusan Bappeda. Kami inginnya melakukan percepatan sesuai arahan dari Walikota,” kata Ichsan.

    Lebih lanjut, Ichsan menjelaskan sebagian lahan sudah dilakukan pembebasan. Dalam pembangunan ini, pihaknya menggunakan lahan di sepanjang garis sepadan sungai  (GSS) yang merupakan tanah negara.

    “Pembangunan fisik akan dilakukan di lahan yang sudah dibebasakan sambil menjalankan proses pembebasan lahan yang lain. Hal ini seharusnya tidak menjadi kendala,” jelasnya.

    Selain pembangunan jalan sisi selatan Mookervart, DBMSDA juga merencanakan pembangunan dan pelebaran di 17 jalan raya, diantaranya, Jalan Padjajaran Jatiuwung, Jalan Karet Raya Cibodasari, Jalan M. Yamin Kota Tangerang, dan Jalan Borobudur di Cibodas Baru.

    Sementara untuk peninggian jembatan ada empat yaitu Jembatan Kunciran, Jembatan Jalan M Toha, Jembatan RT 1 Kelurahan Parung Serab dan Jembatan Jl Siliwangi.

    Sebaliknya, pembangunan jembatan baru ada tiga proyel yaitu Jembatan U-Turn Sangengo, Jembatan Dadang Suprapto dan Jembatan Tengku Umar.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.