Pemodal Asing Boleh Bangun Bioskop, XXI: Kami Terima

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah tengah menggodok revisi Daftar Negatif Investasi (DNI). Salah satunya rencana memperlonggar porsi kepemilikan asing pada bidang usaha perfilman, seperti pertunjukan film atau bioskop, produksi, dan distribusi film, hingga 100 persen.

    Baca:
    Pemerintah Bangun 5.000 Bioskop Murah, Ini Harga Tiketnya 
    DNI Industri Film Dicabut, Film Indie Bisa Masuk Bioskop

    Menanggapi usul tersebut, Corporate Secretary jaringan bioskop XXI Catherine Keng mengatakan pihaknya siap menerima apa pun keputusan pemerintah. "Kami percaya keputusan pemerintah sudah dipikirkan secara matang dan semoga menjadi yang terbaik ke depannya," kata Catherine.

    BacaProdusen Film Dukung Investasi Asing di Bisnis Bioskop  

    Catherine mengatakan jaringan bioskop XXI tidak terancam dengan rencana dibukanya peluang bagi para pemodal asing pada bisnis bioskop. Meski demikian, ia mengaku XXI belum menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi pesaing-pesaing dari luar negeri. "Kami siap berkompetisi dengan sehat," ujar Catherine.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.