Nikmati Wisata Alam, Padang Panjang Bikin Kereta Gantung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta gantung di kota La Paz, Bolivia. REUTERS/ABI/Bolivian Presidency/Handout

    Kereta gantung di kota La Paz, Bolivia. REUTERS/ABI/Bolivian Presidency/Handout

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, merencanakan pembuatan kereta gantung untuk menikmati keindahan alam daerah itu.

    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Padang Panjang, Sri Syahwitri, di Padang Panjang, Selasa, 19 Januari 2016, menyatakan, sejumlah syarat ketat ditetapkan pihaknya sebelum proses perancangan ditempuh. 

    "Kami saat ini sedang menyusun rancangan rekayasa rinci kereta gantung itu. Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya," katanya.

    Kereta gantung itu rencananya dimulai dari tempat peristirahatan di Kelurahan Silaing Bawah menuju Bukit Tui, Kelurahan Tanah Hitam, di depan GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh. Kemudian terus ke lokasi Pusat Islam di Sago, Kelurahan Koto Katiak.

    "Bila nanti rancangan rekayasa rinci telah selesai, kami berharap akan ada investor yang bersedia untuk berinvestasi," ujarnya.

    Total panjang rute itu berkisar 3,7 kilometer. Dari Silang Bawah ke Tugu Galodo, Bukit Tui, 2,6 kilometer, ditambah jarak dari Tugu Galodo ke lokasi Pusat Islam 1,1 kilometer.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.