Cinema XXI Siap Bersaing dengan Investor Asing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO.CO, Jakarta -Jaringan bioskop XXI tak khawatir dengan rencana pemerintah yang akan mencabut Daftar Negatif Investasi bagi industri bioskop. Coorporate Secretary Cinema XXI, Chaterine Keng menilai kebijakan itu tak akan mengancam kelangsungan bisnis yang mereka kelola. "Tidak lah (mengancam) Mas," ujarnya, Senin, 18 Januari 2016.

    Rencana pencabutan DNI tengah digodok pemerintah. Kebijakan itu diambil untuk menarik minat investor asing di bidang industri bioskop di tanah air dan memfasilitasi ruang tayang bagi film-film indie. Badan Ekonomi Kreatif berharap kebijakan itu bisa mendongkrak pertumbuhan biskop untuk segment menengah-bawah menjadi lima ribu unit.

    Chaterine menjelaskan, jajaran manajemen Cinema XXI tak mempersoalkan peluang kehadiran investor baru. "Kami akan mematuhi apapun yang menjadi keputusan pemerintah," kata dia. Menurut dia, kebijakan itu tentu sudah melampaui kajian yang mendalam. "Kami percaya keputusan pemerintah sudah dipikirkan secara matang. Semoga ini yang terbaik," ujarnya.

    Menurut Chaterine, kehadiran investor baru merupakan instrumen penting untuk menciptkan sistem kompetisi yang fair.Untuk menghadapi peluang tantangan tersebut, manajemen XXI bahkan telah berulang kali menjajaki peluang kerjasama dengan investor asing. "Kami faham kami harus siap berkompetisi secara terbuka," ujarnya.

    RIKY FERDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!