Promo Pariwisata, KBRI Wina: RI Tak Terpengaruh Bom Teroris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melitasi bekas lokasi ledakan bom yang terdapat beberapa karangan bunga di Pos Polisi di kawasan MH Thamrin, Jakarta, 15 Januari 2015. TEMPO/Subekti

    Warga melitasi bekas lokasi ledakan bom yang terdapat beberapa karangan bunga di Pos Polisi di kawasan MH Thamrin, Jakarta, 15 Januari 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia mempromosikan obyek wisata dalam upaya menarik minat wisatawan Eropa dalam pameran pariwisata terbesar di Ferien Messe, Austria. Promosi wisata ini tetap berjalan meskipun Indonesia baru saja mendapat serangan teror bom. "Indonesia tidak terpengaruh oleh ancaman teroris," kata Minister Counsellor, KBRI Wina, Dody Sembodo Kusumonegoro, Jumat, 15 Januari 2016.

    Stand Indonesia dalam pameran yang diikuti sekitar 780 peserta dari 70 negara mengusung tema wisata bahari dengan menghadirkan lima tour operator. Tiga diantaranya berasal dari Indonesia yakni Nusa Dua Bali Tour, Travel Yuk dan Adventure Cartensz. Sementara dua tour operator dari Slovenia dan Austria.

    Pada hari pertama pameran stand Indonesia dikunjungi sekitar 500 orang peminat. Sebagian besar begitu tertarik dengan berbagai jenis paket wisata unggulan yang ditawarkan kelima tour operator, khususnya paket wisata ke Bali.

    Sementara itu pengunjung yang pernah ke Bali memperlihatkan minat pada wisata pendakian puncak Cartenz di Papua dan wisata alam Tanjung Puting di Kalimantan. Para pengunjung tertarik dengan lokasi wisata bahari di Lombok, Raja Ampat, Pulau Togean dan Pulau Komodo.

    Stand Indonesia dalam pameren yang berlangsung selama empat hari hingga Minggu, juga disajikan produk khas Indonesia, berupa Indomie, yang dapat dinikmati secara langsung oleh pengunjung stand Indonesia.

    Diharapkan promosi wisata akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Austria ke Indonesia sebagai bagian upaya Pemerintah RI untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019.

    Selain menjaring minat wisatawan Austria, partisipasi KBRI Wina dalam Ferien Messe juga bertujuan mendorong terjalinnya kerjasama yang lebih erat antar pelaku bisnis industri pariwisata Indonesia dan Austria.

    Ferien Messe merupakan pameran promosi pariwisata terbesar di Austria dengan rata-rata jumlah pengunjung lebih dari150.000 orang yang menurut survei penyelenggara tahun lalu menyebutkan 99 persen pengunjung merekomendasikan pameran kepada rekan dan kerabat dan sekitar 50 persen mencari paket wisata liburan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.