Bom Sarinah, Menkeu: Jaga Kepercayaan Investor Tak Turun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. REUTERS/Beawiharta

    Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas fiskal menyatakan pemerintah akan terus mengupayakan agar kepercayaan investor tidak turun pasca kejadian ledakan dan tembakan yang terjadi di sekitar Sarinah, Thamrin Jakarta hari ini, Kamis (14 Januari 2016).

    “Ini kan sesuatu di luar kontrol kita. Kita upayakan nanti agar market jangan telalu nervous setelah kejadian ini,” ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat berdiskusi dengan wartawan di kantornya Kamis, (14 Januari 2016).

    Seperti diketahui, pada pukul 13:51 WIB, rupiah melemah ke 13.919 per dolar Amerika Serikat setelah adanya kejadian pengeboman di sekitaran Sarinah, Thamrin Jakarta.

    Menurut Bambang, pelemahan ini hanya temporer. Kondisi fundamental ekonomi makro Indonesia saat ini, sambungnya, masih cukup kuat untuk melawan efek temporer yang terjadi di pasar keuangan saat ini.

    “Yang paling penting kita tetap punya fundamental makro yang kuat untuk bisa mengembalikan kondisi temporer ini ke kejadian yang normal,” tegasnya.

    Dia berujar dalam jangka dekat, mitigasi di aspek keamanan menjadi fokus utama untuk kembali menimbulkan kepercayaan pasar.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.