Bom Sarinah, Rupiah Jeblok Dekati 14 Ribu Per Dolar AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di sebuah Money Changer di bilangan Kwitang, Jakarta (22/10).  TEMPO/Muhammad Auliya

    Suasana di sebuah Money Changer di bilangan Kwitang, Jakarta (22/10). TEMPO/Muhammad Auliya

    TEMPO.COJakarta - Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS hari ini kembali melemah. Berdasarkan pantauan Tempo, saat ini nilai tukar rupiah mendekati angka 14 ribu dan berada di posisi 13.920,50 per dolar AS.

    Posisi rupiah tersebut melemah sebesar 85,50 poin atau 0,62 persen dari pembukaan yang berada di angka 19.857,50. Level rupiah terendah berada di angka 13.850 dan sempat mencapai level tertinggi di angka 13.950.

    Selain anjloknya rupiah pada hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) terus berada di zona merah. Dalam penutupan perdagangan bursa saham sesi 1 hari ini, IHSG langsung ditutup merosot 1,72 persen atau 77,86 poin di level 4.459,32. Dan saat ini IHSG masih berada di level 4.490,94 atau turun 1,02 persen dari penutupan sesi pertama.

    Menurut analis LBP Enterprise, Lucky Bayu Purnomo, pelemahan rupiah juga ikut dipengaruhi adanya peledakan di daerah Sarinah, Jakarta Pusat, yang terjadi hari ini. "Dampak ledakan ini tentu akan mendorong pelemahan rupiah karena ada kepanikan pasar,” ujarnya kepada Tempo, Kamis, 14 Januari 2016. 

    Lucky menjelaskan, pasar panik karena aspek untuk berinvestasi adalah keamanan. “Dan itu salah satu contoh bahwa ini mencerminkan keamanan sedikit terganggu.”

    DESTRIANITA KUSUMASTUTI




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.