Bom di Sarinah, GrabTaxi dan Go-Jek Beri Tumpangan Gratis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemudi Gojek, Wiwin Sulistyowati (35) saat mengantar penumpang di kawasan Bintaro, Jakarta, 18 Desember 2015. Wiwin berharap pemerintah membatalkan peraturan yang melarang ojek online untuk beroperasi. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Pengemudi Gojek, Wiwin Sulistyowati (35) saat mengantar penumpang di kawasan Bintaro, Jakarta, 18 Desember 2015. Wiwin berharap pemerintah membatalkan peraturan yang melarang ojek online untuk beroperasi. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Ledakan dan baku tembak yang terjadi di Sarinah, Jakarta Pusat, membuat dua perusahaan penyedia layanan ojek berbasis aplikasi bersaing memberi tumpangan gratis. Kedua perusahaan itu adalah GrabTaxi dan Go-Jek Indonesia.

    "Apabila Anda perlu berevakuasi ke tempat yang lebih aman, Anda dapat menggunakan layanan GO-RIDE gratis di wilayah JABODETABEK," demikian dicuitkan oleh akun @GojekIndonesia yang telah diverifikasi Twitter, Kamis, 14 Januari 2016.

    Sementara cuit akun @GrabTaxiID yang juga sudah bertanda centang biru berbunyi, "Untuk membantu proses evakuasi dan transportasi ke lokasi aman, kami menyediakan tumpangan GRATIS untuk seluruh area Jakarta, tanpa pakai kode promo." GrabTaxi adalah perusahaan yang juga membawahi GrabBike.

    BACA:  UPDATE Terakhir Bom Sarinah

    Bagaimanapun, kedua perusahaan ini memberi batas layanan gratis yang ditawarkannya. GrabTaxi membatasi tumpangan gratisnya hingga tarif maksimal Rp 50 ribu. Sementara angkutan gratis Go-Jek dibatasi hingga jarak 25 kilometer.

    Sebelumnya, tiga ledakan terjadi di Jalan M.H. Thamrin, depan Sarinah, Jakarta Pusat. Ledakan pertama terjadi di kedai kopi Starbucks, samping gedung Starbucks; ledakan kedua di pos polisi depan Sarinah; dan ledakan ketiga, yang diduga bom bunuh diri, terjadi di dekat pos polisi.

    PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.