Kementerian Koperasi dan UKM Targetkan Revitalisasi 85 Pasar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memindahkan barang dagangannya dari toko sebelum dilakukan pembongkaran di Pasar Benhil, Jakarta, 29 Agustus 2015.  Pembongkaran tersebut dilakukan dalam rangka revitalisasi pasar. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pekerja memindahkan barang dagangannya dari toko sebelum dilakukan pembongkaran di Pasar Benhil, Jakarta, 29 Agustus 2015. Pembongkaran tersebut dilakukan dalam rangka revitalisasi pasar. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan merevitalisasi 85 pasar rakyat pada tahun ini. Sebanyak 60 pasar rakyat akan dibangun di tempat reguler. Adapun 25 lainnya akan dibangun di perbatasan.

    Untuk menjalankan proyek revitalisasi pasar ini, Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Kementerian Dalam Negeri. Kementerian Koperasi hanya menjalankan tugas perbantuan untuk Kementerian Dalam Negeri. Pemilihan lokasi menunggu kabar dari Kementerian Dalam Negeri.

    "Kami akan tunggu datanya dari Kementerian Dalam Negeri, mungkin akhir Januari ini sudah ada," kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, Jakarta, Rabu, 13 Januari 2016.

    Revitalisasi pasar rakyat ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 950 juta. Namun, menurut Wayan, tidak semua anggaran ini digunakan untuk pembangunan. Apabila dikurangi dengan anggaran perencanaan dan pajak, diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 750 juta hingga Rp 800 juta untuk pembangunannya.

    Anggaran ini nantinya akan diberikan kepada Pemda untuk dikelola. Skema ini merupakan skema baru menggantikan dana bantuan sosial yang tidak lagi dilakukan tahun ini.

    Pagu anggaran deputi bidang produksi dan pemasaran pada 2016 adalah sebesar Rp 156,4 miliar. Selain revitalisasi pasar, program untuk pagu ini melaksanakan pasar murah di 15 lokasi.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.