Program Sejuta Rumah 2015 Baru 70 Persen dari Target

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Isi rumah mewah baru David Beckham bersama keluarganya berisi barang-barang mewah dan berharga nilai yang tinggi. dailymail.co.uk

    Isi rumah mewah baru David Beckham bersama keluarganya berisi barang-barang mewah dan berharga nilai yang tinggi. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski data capaian pembangunan rumah baru di 2015 hanya mencatat 70% dari target sejuta unit, pemerintah meyakini relisasinya sejatinya bisa lebih tinggi dari itu.

    Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanudin mengatakan, data rekapitulasi pembangunan sejuta rumah Kementerian PUPR per 31 Desember 2015, jumlah unit rumah yang terbangun di 2015 hanya mencapai 700.144 unit, hanya sekitar 70% dari target sejuta rumah.

    Jumlah tersebut terdiri atas 627.454 unit pembangunan baru dan 72.690 unit swadaya/ peningkatan kualitas. Masih ada 299.856 unit yang belum terbangun, ditengarai akibat permintaan pasar yang belum ada dan perizinan yang belum terbit.

    Realisasi tersebut menurutnya memang cukup mengecewakan. Tetapi ada indikasi sejumlah daerah belum memberikan laporan lengkap terkait jumlah unit rumah yang terbangun di daerah.

    Apalagi, bila menyelisik data dari Perusanaan Listrik Negara (PLN) tentang penjualan aliran listrik baru, terlihat adanya jumlah yang signifikan dari kelompok masyarakat kelas MBR.

    Data PLN per Oktober 2015 menyebutkan, unit terpasang baru pada segmen pelanggan 450 VA mencapai 674.504 unit dan pada segmen 900 VA mencapai 1.693.184 unit. Kedua segmen tersebut umumnya adalah segmen MBR.

    “PLN mencatat ada dua juta lebih pelanggan baru di segmen ini. Ini memberi gambaran tentang jumlah unit rumah baru tahun lalu. Beberapa unit mungkin rumah lama yang baru dipasang listrik, tapi sebagian besar saya kira adalah rumah baru tahun lalu,” katanya kepada Bisnis, dikutip Selasa (12 Januari 2016).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.