Penumpang Kereta di Sumatera Selatan Sudah 1,52 Juta Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proyek pembangunan

    Proyek pembangunan "City Airport Terminal" di Stasiun Besar Kereta Api Indonesia (KAI) Medan, Sumut. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Divisi Regional III Sumatera Selatan mencatat jumlah penumpang selama 2015 mencapai 1,52 juta orang.

    "Jumlah penumpang yang diangkut selama 2015 itu meningkat dibanding 2014 yang tercatat 1,47 juta orang," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Sumatera Selatan Jaka Jarkasih di Palembang, Selasa, 12 Januari 2016.

    Ia menjelaskan, realisasi angkutan penumpang 2015 sebanyak 1,521 juta orang tersebut melampaui target 1,429 juta orang atau mencapai 106 persen.

    Jaka mengemukakan, dari jumlah penumpang selama 2015 itu, pengguna jasa kereta api kelas eksekutif ditargetkan sebanyak 176.660 orang dan yang terealisasi hanya 157.477 orang atau 89 persen.

    Selanjutnya, penumpang kelas bisnis terealisasi 177.707 orang atau 68 persen dari target 260.720 orang. Kemudian untuk kelas ekonomi, jumlah penumpang tercatat 870.341 orang dengan target 686.407 orang.

    Sedangkan untuk kereta api lokal, jumlah penumpang 316.056 orang, lebih banyak dari target 305.371 orang.

    Kereta api yang dioperasikan ialah Ekspres Rajabasa dan Limek Sriwijaya dari Stasiun Kertapati Palembang tujuan Tanjung Karang Lampung dan kereta api Sindang Marga dan Serelo dari Stasiun Kertapati tujuan Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

    "Sementara itu, realisasi angkutan penumpang sepanjang 2014, semua kereta tidak mencapai target yang diprogramkan pihak PT KAI Divisi Regional III Sumatera Selatan," katanya.

    Ia merinci program angkutan kereta api penumpang pada 2014 kereta api kelas eksekutif diprogramkan 204.000 penumpang, sementara yang terealisasi hanya 165.096 penumpang atau 81 persen.

    Selanjutnya, kelas bisnis diprogramkan 282.000 penumpang dan yang terealisasi hanya 197.845 penumpang atau 70 persen.

    Kereta api kelas ekonomi diprogramkan 782.680 penumpang, yang terealisasi hanya 776.647 penumpang atau 99 persen, serta kereta api lokal diprogramkan 519.458 penumpang, terealisasi 330.349 penumpang atau 64 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.