Menteri ESDM: Lapindo Belum Dapat Ijin dari SKK Migas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM, Sudirman Said (kiri) berbincang dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dalam Sidang DEN ke-16 di Banda Aceh, Aceh, 12 Desember 2015. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Menteri ESDM, Sudirman Said (kiri) berbincang dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dalam Sidang DEN ke-16 di Banda Aceh, Aceh, 12 Desember 2015. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan Perusahaan minyak dan gas Lapindo Brantas Inc belum mendapatkan ijin beroperasi kembali dari SKK Migas.

    "Lapindo kan tahapannya masih belum mendapat clearence (ijin) dari SKK Migas, apalagi Dirjen Migas," kata Sudirman Said usai menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 12 Januari 2016.

    Sudirman mengungkapkan pihaknya sudah meminta ke SKK Migas untuk menghentikan kegiatan supaya masyarakat tidak terganggu.  "Itu kan masyarakat responsnya cukup negatif. Saya kira tahapannya cukup jauh sampai pada pengeboran, sekarang sudah kami selesaikan," katanya.

    Menurut Sudirman, Lapindo untuk beroperasi kembali perlu ada dua aspek, yakni aspek teknis dan aspek sosial ekonomi lingkungan.  "Bisa saja secara teknis mereka mengatakan aman, tapi kan usaha itu harus memerhatikan aspek-aspek lain. Tugas pemerintah menjaga agar seluruh aspek itu terjaga dengan baik," kata Sudirman.

    Lapindo Brantas berencana kembali melakukan pengeboran di Sumur Tanggulangin 1, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang lokasinya tak jauh dari pusat semburan lumpur panas Lapindo di Porong.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.