Ekonomi Membaik, Amerika Ngebut Bangun Puluhan Hotel Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean tamu yang hendak mengucapkan selamat kepada mempelai di resepsi pernikahan putri Setya Novanto, Dwina Michaella, di Hotel Mulia, Jakarta, 4 Desember 2015. TEMPO/Ghoida Rahmah

    Antrean tamu yang hendak mengucapkan selamat kepada mempelai di resepsi pernikahan putri Setya Novanto, Dwina Michaella, di Hotel Mulia, Jakarta, 4 Desember 2015. TEMPO/Ghoida Rahmah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaku perjalanan bisnis ke Amerika Serikat tahun ini boleh merasa lega karena tidak akan lagi kekurangan tempat penginapan. Pembangunan hotel di Amerika kembali booming, mulai dari New York hingga Houston dan Los Angeles.

    Sedikitnya 865 hotel dengan 103.230 kamar saat ini tengah dibangun di AS dan akan beroperasi tahun ini, menurut perusahaan riset perhotelan STR sebagaimana dikutip hotelnewsnow.com, Selasa (12 Januari 2016).

    Para pengembang dilaporkan berlomba menanamkan investasi mereka menyusul meningkatnya permintaan sektor perhotelan di negara tersebut. “Industri perhotelan terus memecahkan rekor permintaan dan dari sisi pendapatan terus terjadi peningkatan,” ujar Jan Freitag, Senior Vice President STR.

    Peningkatan jumlah kamar hotel sebesar 1,5% pada tahun 2015 masih di bawah peningkatan rata-rata per tahun sebesar 1,9%, ujar Freitag. Akan tetapi, ujarnya, aktivitas pembangunan hotel meningkat secara dramatis dengan jumlah kamar yang dibangun naik 21% dibandingkan tahun lalu.

    New York  tercatat sebagai peringkat pertama dengan 13.583 kamar yang tengah dibangun dan akan dioperasikan mulai tahun ini.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.