Persaingan, Produksi Boneka di Bekasi Menelan Biaya Tinggi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hiasan boneka salju dan anjing yang dipajang disalah satu sudut ruangan, menjelang perayaan natal di New York Stock Exchange jelang perayaan natal di New York, 24 Desember 2015. REUTERS/Lucas Jackson

    Hiasan boneka salju dan anjing yang dipajang disalah satu sudut ruangan, menjelang perayaan natal di New York Stock Exchange jelang perayaan natal di New York, 24 Desember 2015. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, Jakarta - Biaya produksi boneka di Bekasi lebih tinggi lantaran biaya SDM juga lebih tinggi daripada daerah lainnya.

    "Boneka Bekasi masih ada selisih, karena biaya produksi di Bekasi yang lebih tinggi," kata Ketua Himpunan Pengrajin Boneka dan Jasa Bordir (Hibas) Bekasi Soleman hari ini, Selasa, 12 Januari 2016.

    Padahal, menurut Soleman, saat ini pelaku UKM Boneka di Bekasi mendapat pesaing baru di pasar lokal dari daerah lainnya. Ditambah lagi, penilaian produksi boneka asal Bekasi kualitasnya kurang baik dibanding daerah lain, sehingga masih sangat diminati.

    Soleman menjelaskan, beberapa daerah seperti Purwakarta, Bogor dan Bandung mulai mengembangkan industri boneka. Produsen ketiga kota itu mematok harga boneka di pasaran cukup kompetitif.

    Untuk mempertahankan produksinya, beberapa produsen menjalin kerja sama dengan para buyer. "Penjualan bisa ditopang karena kami menjalin kerja sama dengan para buyer." ujar Soleman.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.