Utang PDAM Akan Dikonversi Jadi Penyertaan Modal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).TEMPO/Imam Sukamto

    Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah berencana menyelesaikan masalah utang yang selama ini melilit Perusahaan Daerah Air Minum. Skema yang akan dijalankan adalah debt do equity swap, atau konversi utang menjadi penyertaan modal. 

    Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan saat ini masih ada sekitar 114 PDAM yang terlilit utang. Nilainya lebih dari Rp 3 triliun. ‎"Kami akan mengubah utang pemerintah daerah ke pemerintah pusat menjadi penyertaan modal. Penyertaan modal nantinya diberikan dari pemerintah daerah ke PDAM di daerah masing-masing," kata Bambang di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2016. 

    Proses konversi itu, menurut Bambang, akan diajukan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan Tahun 2016. Namun sebelumnya harus dipastikan terlebih dulu kesiapan dari pemerintah daerah. 

    Dia berharap mekanisme itu bisa menyelesaikan permasalahan utang yang sudah terjadi sejak tahun 1980-an tersebut. Walaupun ada 114 PDAM yang belum melunasi utang, Bambang mengatakan tak sedikit pula PDAM yang saat ini tidak memiliki beban utang. 

    Yang paling penting, kata Bambang, permasalahan utang ini akan diselesaikan secara paralel. Artinya, program PDAM akan terus berjalan tanpa mengharuskan utang lunas terlebih dulu. ‎"Kami ingin agar masalah ini selesai agar PDAM seluruh Indonesia bisa lebih baik dalam pendistribusian air."

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.