Subsidi Listrik Dicabut, IKM Diminta Diversifikasi Produk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga anggota Tim PDKB (Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan) PLN melakukan penggantian Pemutus Tenaga 150.000 Volt di Gardu Induk Rejoso Pasuruan, Jawa Timur (29/5). Pekerjaan ini dilakukan tanpa pemadaman listrik. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Tiga anggota Tim PDKB (Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan) PLN melakukan penggantian Pemutus Tenaga 150.000 Volt di Gardu Induk Rejoso Pasuruan, Jawa Timur (29/5). Pekerjaan ini dilakukan tanpa pemadaman listrik. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana mencabut subsidi listrik 23 juta rumah tangga menengah ke atas yang masih menggunakan listrik 450 volt ampere (VA) dan 900 VA pada 2016.

    Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Euis Saedah menilai kebijakan itu bakal mempengaruhi Industri Kecil Menengah (IKM) komponen otomotif. "Listrik itu berkontribusi 10-15 persen terhadap ongkos produksi IKM komponen. Jadi, kalau bicara listrik, mereka yang paling akan merasakannya," kata Euis di Jakarta, Senin, 11 Januari 2016.

    Untuk itu, Euis mengimbau agar IKM komponen perlu melakukan diversifikasi produk untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan perekonomian, termasuk pencabutan subsidi listrik.


    Sementara itu, diversifikasi produk mulai diinisiasi oleh Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen Otomotif Indonesia (Pikko). Ketua Pikko Rosalina Faried mengatakan, usahanya mulai melakukan diversifikasi produk dengan mengembangkan peredam bangunan.


    "Dari peredam mobil yang biasa kami buat, sekarang kami kembangkan menjadi peredam bangunan. Kami akan luncurkan Februari. Kami bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret," kata Rosa.


    Rosa juga mengimbau kepada seluruh anggotanya untuk melakukan hal yang sama, terlebih saat ini sudah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).



    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!