Bandara Soekarno-Hatta Akan Jadi Art Cultural Airport

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana parkir inap terbaru di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (21/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Suasana parkir inap terbaru di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (21/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, berencana akan mengubah bandara internasional di Jakarta itu menjadi sebuah Art-Cultural Airport.  

    Untuk itu, Angkasa Pura II akan memasang patung Burung Garuda di pintu gerbang bandara tersebut. Patung Burung Garuda dengan posisi sedang terbang dan kedua kaki lurus dan jari mencengkr tersebut memiliki makna tersendiri.

    "Ini melambangkan posisi take off dan landing pesawat," kata Head of Project Management Unit Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agung Sedayu,Jumat 8 Januari 2016.

    Berdasarkan gambar konsep, patung Garuda tersebut ditopang sebuah tugu yang cukup tinggi. Total tinggi tugu dan burung Garuda itu mencapai 15 meter. Patung karya Nyoman Nuarta ini dibuat dari perunggu dan akan dipasang tak jauh dari pintu gerbang bandara.

    "Posisinya bukan menggantikan patung Soekarno-Hatta, dekat pintu gerbang,"kata Agung.

    Sebagai art-cultural airport, menurut Agung, Angkasa Pura akan memasang sejumlah patung karya seniman Indonesia di beberapa titik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.