Ridwan Kamil Gandeng Facebook, Agar Bandung Siap Masuk MEA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengrajin membuat miniatur gamelan di kawasan Sekeloa, Bandung (26/1). Pemerintah menurunkan suku bunga kredit mikro KUR dari 24% ke 22% dengan periode pengembalian menjadi enam tahun. TEMPO/Prima Mulia

    Seorang pengrajin membuat miniatur gamelan di kawasan Sekeloa, Bandung (26/1). Pemerintah menurunkan suku bunga kredit mikro KUR dari 24% ke 22% dengan periode pengembalian menjadi enam tahun. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Facebook akan membuat platform bisnis yang akan menjual barang-barang produksi warga Kota Bandung dalam halaman khusus yang diberi nama `Bandung Juara Store`.

    "Facebook ini punya platform untuk bisnisnya, tidak hanya untuk pribadi atau fanpage. Platfom bisnis ini sudah ada prototipenya namanya Bandung Juara Store," kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jumat, 8 Januari 2016.

    Ridwan Kamil menambahkan, kerjasama dengan Facebook ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Kota Bandung memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

    Untuk itu, Ridwan Kamil meminta Facebook agar membuat produk-produk usaha kecil menengah yang dipasarkan melalui Bandung Juara Store tidak hanya bisa dijual di level nasional saja, tapi juga bisa memasuki pasar Asean.

    "Jadi dalam rangka kesiapan MEA Bandung paling siap. Kita juga harus bekerja dengan cerdas. Artinya tahun ini Bandung akan penetrasi pasar Asean, makanya kita menggandeng Facebook," ucapnya.

    Selain itu, Ridwan Kamil juga meminta kepada Facebook untuk menyediakan sistem pembayaran dan pengiriman lintas negara dalam laman Bandung Juara Store. Hal tersebut dimaksudkan agar pembeli dari negara-negara Asean bisa dengan mudah mendapatkan barang-barang UKM Bandung.

    "Ada sekitar 8 poin kerjasama dari mulai birokrasi, developer, keuangan, NGO, komunitas kreatif dan lain-lain," akunya.

    Tapi tidak semua UKM bisa masuk ke Bandung Juara Store. Setiap UKM yang ingin promosi melalui media ini harus sudah memiliki akun Facebook sebagai media promosi awal. Untuk itu, Pemkot Bandung menargetkan untuk mengikutsertakan 300 produk siap jual online.

    "Facebook nyaranin harus ada training, jadi orang gabung harus lulus dulu dengan sistem ini. Makanya selektif dlu di semester satu ini," jelasnya.

    Ridwan Kamil memastikan tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh Pemkot Bandung dalam kerjasama tersebut. Ridwan Kamil berharap dengan teknologi pemasaran yang disediakan Facebook bisa meningkatkan kemakmuran wirausahawan di Kota Bandung.

    "Kita launching Bandung Juara Store pertengahan Februari 2016 dengan target 300 UKM. Produknya apa saja yang paling siap,"tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.