Ahok: Orang Jakarta Enggak Butuh Alun-alun Tambahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Monas Jakarta. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

    Ilustrasi Monas Jakarta. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - DKI Jakarta menjadi provinsi yang memiliki alun-alun terbesar di Indonesia. Kawasan Monas menjadi alun-alun sekaligus salah satu lokasi wisata unggulan di Ibu Kota.

    "Kami punya alun-alun paling gede se-Indonesia. Punya Monas segede gitu, kalau mau liburan, liburan saja ke sini," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 7 Januari 2016.

    Menurut Ahok, meskipun menjadi tempat wisata, kawasan Monas yang memiliki luas sekitar 80 hektare boleh dimasuki warga tanpa harus membayar. Kecuali jika ingin naik ke puncak Monas, warga harus membeli tiket dulu.

    "Masuk enggak bayar, enggak ada yang terbatas," ucapnya.

    Ahok tidak berencana menambah alun-alun di Ibu Kota. Sebab, beberapa tempat lain juga sudah menjadi tempat kumpul warga. Terlebih pihaknya terus menambah ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

    "Orang Jakarta kayaknya enggak butuh tambahan alun-alun. Di mana-mana bisa nongkrong. Buktinya, saya buka di sini (Balai Kota) enggak ada yang nongkrong malam-malam," tuturnya.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.