Harga Daging Sapi dan Ayam di Tangerang Melonjak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Daging Sapi.Tempo/Subekti

    Ilustrasi Daging Sapi.Tempo/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga daging sapi di sejumlah pasar di Tangerang, Banten, mengalami kenaikan pascapergantian tahun baru. Sobari, pedagang daging sapi di pasar tradisional Tangerang, Kamis, 7 Januari 2016, mengatakan harga daging saat ini mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 105 ribu.

    Kenaikan harga daging terjadi jelang pergantian tahun baru hingga kini. Pasalnya, kenaikan harga tersebut berasal dari penyuplai.

    Para penjual membeli daging per kilogramnya dari bandar atau penyuplai sebesar Rp 98 ribu dan dijual kembali Rp 100 ribu.

    "Kami hanya mengambil untung sebesar Rp 2.000. Sebab, jika terlalu tinggi, masyarakat tak ingin membeli. Untuk harga sekarang saja, pembeli banyak yang mengeluh," ujarnya.

    Begitu pula dengan harga ayam potong yang mengalami kenaikan rata-rata Rp 6.000 per kilogram.

    Penyebab kenaikan disebabkan pasokan dari produsen minim dan harganya masih tinggi. Saat ini, harga daging ayam per kilogram mencapai Rp26 ribu. Sedangkan untuk satu ekor sampai Rp 35 ribu.

    "Sebelumnya, harga ayam potong Rp 30 ribu per ekor. Tapi sekarang naik karena pasokan minim dan permintaan tinggi," ujarnya.

    Suminah, seorang pembeli, mengatakan kenaikan harga daging dan ayam telah membuat pengeluaran semakin besar. Sebab, beberapa harga kebutuhan pokok naik, misalnya cabai, bawang merah, telur ayam, hingga tempe dan tahu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.