BEI: Perombakan Kabinet Picu Sentimen Positif Pasar Modal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Papan Indeks Harga Saham Gabungan di Bank Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (7/10). Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia dibuka melemah 1,678 persen atau 27,673 poin ke level 1.621,066. Tempo/Arnold Simanjuntak

    Papan Indeks Harga Saham Gabungan di Bank Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (7/10). Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia dibuka melemah 1,678 persen atau 27,673 poin ke level 1.621,066. Tempo/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Nicky Hogan memperkirakan isu perombakan kabinet yang sekarang ini ramai dibahas publik akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan indeks harga saham. Terlebih apabila Presiden Joko Widodo benar mengganti atau memindahkan posisi jabatan menterinya.  

    “Kalau reshuffle itu banyak kaitannya dengan konteks kebijakan di perekonomian, tentunya akan lebih baik, ya. Siapa pun yang terkena reshuffle, pasti harapannya akan lebih baik dong,” kata Nicky Hogan di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 6 Januari 2016. ”Entah itu diganti atau ada perubahan posisi.”

    Selain itu, ucap Nicky, perombakan kabinet berpeluang dinilai positif pelaku pasar. Terlebih delapan paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dan pergantian posisi menteri pada tahun lalu membawa hasil yang baik ke depannya untuk memaksimalkan implementasi paket kebijakan tersebut.

    Nicky juga yakin siapa pun menteri baru yang terpilih akan memberikan dampak positif bagi pasar saham. “Tahun ini, saya rasa Pak Presiden akan mengeluarkan kebijakan lagi. Jadi dinilai positif bagi pelaku pasar,” ujarnya.

    Isu perombakan kabinet kembali menguat pekan ini. Setelah awal Desember lalu Tim Pansus Pelindo II yang diwakili politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, memberikan rekomendasi hasil Pansus kepada Presiden melalui sidang paripurna DPR untuk memberhentikan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno yang diduga melakukan pembiaran atas dugaan korupsi yang dilakukan Direktur Utama Pelindo Richard Joost Lino.

    Setelah itu, berturut-turut beberapa politikus mengembuskan isu perombakan kabinet, seperti Ketua DPP Partai Amanat Nasional Azis Subekti yang mendengar bahwa pihaknya akan diberi dua jatah menteri, meski akhirnya pernyataan itu ia ralat dan dibantah juga oleh petinggi PAN. Selain itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mempublikasikan rapor kinerja instansi pemerintah, termasuk kementerian. Hal itu dinilai publik makin menguatkan akan terjadinya perombakan kabinet.

    Namun dengan tegas Presiden Joko Widodo mengatakan urusan perombakan kabinet sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden yang tidak bisa dicampuri pihak mana pun. Bahkan, pada pagi ini, Jokowi sempat berkicau di twitter. “Saya harap kita semua bekerja sama dengan baik. Urusan angkat dan ganti menteri biar jadi urusan saya –Jkw,” cuitnya lewat akun Twitter @Jokowi.

    DESTRIANITA K.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.