Lahan Tol Bocimi Seksi I Beres Akhir Bulan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proyek pembangunan jalan Tol Cijago (Cinere-Jagorawi) di daerah cimanggis,Depok,  Selasa 31 Mei 2011. TEMPO/STR/Wisnu Agung Prasetyo

    Proyek pembangunan jalan Tol Cijago (Cinere-Jagorawi) di daerah cimanggis,Depok, Selasa 31 Mei 2011. TEMPO/STR/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pembebasan lahan yang tesisa untuk Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atua Bocimi Seksi I dari Ciawi menuju Cigomong, Lido ditargetkan tuntas bulan ini. “Kalau misalkan ini tuntas, dipertengahan 2017 jalan tol sudah selesai,” kata dia di Bandung, Rabu, 6 Januari 2016.

    Iwa mengatakan, sudah membentuk tim kecil untuk mempercepat pembebasan sisa lahan jalan tol Seksi 1 itu yang mayoritas merupakan tanah wakaf, hingga tanah milik pemerintah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Sebagian besar lahan yang belum bebas berada di bagian tengah lokasi bakal jalan tol sehingga menyulitkan mobilisasi peralatan dan material. “Makanya ini kita targetkan, Januari ini bisa selesai,” kata Iwa.

    Jalan Tol Bocimi Seksi 1 sepanjang 14,6 kilometer dengan luas lahan yang dibutuhkan 157 hektare. Baru 143 hektare yang sudah bebas. Sisa lahan yang belum bebas itu mayoritas tanah wakaf dengan bangunan masjid, pipa air bersih, kantor dan tanah pemerintah milik Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. “Toal luas lahan yang kita koordinasikan sampai selesai itu 42.493 meter persegi,” kata Iwa.

    Iwa merinci, diantaranya tujuh bidang tanah wakaf yang berada di Kota Bogor luasnya 9.060 meter persegi. Diantaranya berupa lima masjid, satu Madrasah Ibtidaiyah, serta lahan kebun. Masjid dan madrasah misalnya akan dipindahkan ke lokasi baru.

    Dia mengklaim, sebagian besar sudah setuju dengan opsi pemindahan itu, dan tinggal menuntaskan negosiasi. “Ktia meminta bantuan Kantor Wilayah Kementerian Agama untuk memediasinya,” kata Iwa.

    Selanjutnya ada tiga tanah dan aset milik Kota Bogor beruap Sekolah Dasar, Puskesmas, serta tanah pemda seluas hampir empat ribu meter, tanah milik BPPT seluas lebih dari 800 meter persegi, seta tanah kas desa di Kabupaten Bogor seluruhnay dalam proses ruislag. Pemerintah juga tengah memindahkan pipa PDAM sepanjang 1.911 meter milik PDAM Tirta Pakuan, sereta meminta izin penggunaan lahan kereta api pada Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

    Menurut Iwa, sebagian besar tengah dalam proses negosiasi, selebihnya tinggal menunggu tuntasnya proses serah terima aset. Konstruksi jalan tol Bocimi Seksi 1 saat ini tengah dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Perusahaan BUMN itu juga mengaukisisi kepemilikan semua saham PT MNC di PT Jabar Trans Toll sebagai pengembang jalan tol itu. “Konsesi jalan tol tetap PT Jabar Trans Tol, tapi kepemilikan sahamnya berubah,” kata dia.

    Iwa mengatakan, jika Januari ini semua persoalan lahan Seksi 1 tuntas, pembebasan lahan akan diteruskan hingga Seksi 2 dan Seksi 3. “Kita akan teruskan pembebasan lahannya sampai 54 kilometer,” kata dia.

    Jalan Tol Bocimi terbagi dalam empat seksi. Seksi 1 antara Ciawi-Cigombong Lido, Seksi 2 Cigombong Lido sampai Cibadak, serta Seksi 3 dan 4 antara Cibadak hingga Sukabumi. “Kalau Seksi 1 bisa selesai, sangat membantu karenna antara Ciawi-Cigombong itu kemacetannay sangat tinggi,” kata Iwa.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.