Jokowi Buka Perdagangan Saham 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo membuka Bursa Efek Indonesia secara simbolis  (BEI) di Jakarta, Jumat 2 Januari 2015. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13 persen (6,84 poin) ke level 5.233,79 pada perdagangan perdana. Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden RI Joko Widodo membuka Bursa Efek Indonesia secara simbolis (BEI) di Jakarta, Jumat 2 Januari 2015. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13 persen (6,84 poin) ke level 5.233,79 pada perdagangan perdana. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Pembukaan Perdagangan Saham Tahun 2016 di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, Senin, 4 Januari 2016.

    Berdasarkan jadwal, Presiden Jokowi akan memberikan sambutan serta menekan palm screen pada pukul 09.00 WIB sebagai tanda perdagangan saham dimulai. Selain itu, Presiden Jokowi juga akan berdialog dengan pelaku pasar modal yang berada di Papua dan Aceh melalui teleconference.

    Selain Presiden Jokowi, rencananya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Ketua DK OJK Muliaman Hadad, KE Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga turut hadir untuk bersama-sama menyaksikan pembukaan perdagangan bursa pada hari ini.

    Pada penutupan perdagangan bursa saham kemarin, IHSG berhasil ditutupi menguat di angka 4.593 dari pembukaan perdagangan di angka 4.574,06 atau naik 23,65 poin atau sebesar 0,52 persen. Penutupan langsung dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla.



    DESTRIANITA K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.