2016, Perencana Keuangan: Ini Saatnya Berinvestasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dengan mengendong cucunya salah satu warga Jakarta melihat hasil perdagangan saham di papan bursa, di plaza Bank Mandiri, Jakarta, selasa (27/3). TEMPO/Dasril Roszandi

    Dengan mengendong cucunya salah satu warga Jakarta melihat hasil perdagangan saham di papan bursa, di plaza Bank Mandiri, Jakarta, selasa (27/3). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Perencana keuangan dari Finansia Consulting, Eko Endarto, mengatakan, dalam mengelola keuangan pribadi, tahun ini adalah saatnya berinvestasi. "Seharusnya mulai sekarang, tapi untuk konsentrasi ke depan," katanya saat dihubungi Tempo, Jumat, 1 Januari 2016.

    Eko menjelaskan, kondisi investasi 2015 tidak bagus. "Awalnya bagus, tapi belakangan tidak. Harga saham turun, emas turun, atau properti melambat," tuturnya. Eko mengatakan sebagian besar orang yang berinvestasi mengalami kerugian.

    Namun, menurut Eko, dasar investasi adalah kebutuhan jangka panjang. "Jangan jadikan hasil yang tidak bagus di 2015 membuat kita tak berinvestasi," katanya. "Tetaplah, karena ini bukan untuk jangka pendek, melainkan jangka panjang."

    Menurut Eko, tahun ini adalah kesempatan berinvestasi. Semua jenis investasi bagus untuk tahun ini, bahkan semua harga turun dan aset-aset yang dijual dengan harga diskon. "Investasi saham bisa, reksadana, emas, dan kalau punya dana, properti juga oke," ujarnya.

    Lebih jauh, Eko melanjutkan, menabung kas juga tetap perlu untuk tujuan jangka pendek. "Kondisi apa pun, baik saat kondisi ekonomi turun maupun tinggi, kita tetap menabung," ucapnya. “Namun coba sisihkan untuk berinvestasi.”

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.