Tahun Baru 2016, Twitter Rilis Emoji Kembang Api  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Twitter. (AP Photo/Richard Drew)

    Twitter. (AP Photo/Richard Drew)

    TEMPO.CO, Jakarta - Layanan jejaring sosial Twitter ikut merayakan pergantian tahun. Perusahaan yang berdiri pada 2006 ini menyemarakkan Tahun Baru 2016 dengan merilis emoji khusus berupa ikon kembang api.

    Emoji Twitter kembang api ini merupakan simbol perayaan Tahun Baru 2016 yang digunakan secara global. Tersedia dalam lebih dari 35 bahasa, pengguna hanya perlu menggunakan tagar #SelamatTahunBaru di cuitan untuk dapat melihat emoji khusus ini.

    Dilansir dari blog resminya, perusahaan asal Amerika Serikat ini berharap semua pengguna dari berbagai negara dapat bersatu di Twitter melalui ikon tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perayaan dalam menyambut Tahun Baru 2016.

    Berikut ini daftar tagar dalam berbagai bahasa yang mengaktifkan emoji Twitter dengan ikon kembang api:

    • Arab: __#
    • Bengali: #
    • Mandarin (yang disederhanakan): #
    • Mandarin (tradisional): #
    • Ceko: #StastnyNovyRok
    • Denmark: #GodtNytår
    • Belanda: #GelukkigNieuwJaar
    • Inggris: #HappyNewYear
    • Farsi: #
    • Finlandia: #OnnellistaUuttaVuotta
    • Perancis: #BonneAnnée
    • Jerman: #FrohesNeuesJahr
    • Yunani: #KaliXronia
    • Gujarati: #
    • Yahudi: #
    • Hindi: #
    • Hongaria: #BoldogÚjÉvet
    • Indonesia: #SelamatTahunBaru
    • Italia: #FeliceAnnoNuovo
    • Kanada: #
    • Melayu: #SelamatTahunBaru
    • Malayalam: #
    • Marathi: #
    • Norwegia: #GodtNyttÅr
    • Polandia: #SzczliwegoNowegoRoku
    • Portugis: #FelizAnoNovo
    • Punjabi: #
    • Rumania: #LaMuliAni
    • Rusia: #
    • Spanyol: #FelizAñoNuevo
    • Swedia: #GottNyttÅr
    • Tagalog: #ManigongBagongTaon
    • Tamil: #
    • Thai: #
    • Turki: #MutluYllar
    • Ukraina: #
    • Urdu: #__

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.