Bank 2016: Kredit Diproyeksi Tumbuh 14,1%

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo, meresmikan peluncuran layanan perbankan di atas kapal yang dikelola oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk di Muara Angke, Jakarta, 4 Agustus 2015. Kapal Teras BRI dilengkapi dengan fasilitas perbankan yang ada di darat, seperti mesin ATM dan akan melayani masyarakat Kepulauan Seribu. Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo, meresmikan peluncuran layanan perbankan di atas kapal yang dikelola oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk di Muara Angke, Jakarta, 4 Agustus 2015. Kapal Teras BRI dilengkapi dengan fasilitas perbankan yang ada di darat, seperti mesin ATM dan akan melayani masyarakat Kepulauan Seribu. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah cenderung melambat selama setahun belakangan, Otoritas Jasa Keuangan optimistis industri perbankan bakal menunjukkan perkembangan positif tahun depan.

    Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan berdasarkan rencana bisnis bank (RBB) yang disampaikan perbankan kepada OJK pada akhir bulan lalu, penyaluran kredit diproyeksikan tumbuh sebesar 14,1% tahun depan. Sementara dana pihak ketiga (DPK) diperkirakan tumbuh 12,7%.

    “Proyeksi ini sejalan dengan OJK outlook yang pernah kami sampaikan sebelumnya bahwa kredit diperkirakan akan tumbuh sebesar 12%—14% dan DPK tumbuh 13%—15%,” katanya saat konferensi pers tutup tahun 2015 di Jakarta, Rabu (30/12/2015).

    Adapun hingga November 2015, lanjut Muliaman, penyaluran kredit perbankan tercatat bertumbuh 9,8% secara year on year (y-o-y).

    Lebih rinci, pertumbuhan kredit dalam Rupiah naik 11%, sedangkan dalam valas naik 4,2%. Adapun penghimpunan DPK hingga November kemarin tumbuh 7,7%.

    Dalam catatan Bisnis.com, beberapa bank memang memasang target optimistis tahun depan dalam penyaluran kredit.

    Misalnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang menargetkan pertumbuhan kredit dapat mencapai 15%-17% tahun depan. Adapun hingga kuartal III/2015, penyaluran kredit emiten berkode BBNI ini tumbuh 14,6% secara tahunan menjadi Rp307,12 triliun dari Rp267,94 triliun.

    Selain itu, PT Bank Panin Tbk. menargetkan pertumbuhan kredit tahun depan dapat mencapai 13%-15%.

    Direktur Institutional Banking Bank Panin Hendrawan Danusaputra mengatakan target ini sejalan dengan pertumbuhan industri dan arahan dari Bank Indonesia mengingat kondisi perekonomian tahun depan diprediksi bakal membaik. 

    Adapun hingga September 2015, emiten berkode PNBN ini telah menyalurkan kredit sebesar Rp125,22 triliun atau naik 5,3% secara y-o-y dari Rp118,95 triliun.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!