Groundbreaking Kereta Layang Bandung Skybridge Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat purwarupa kereta gantung yang diberi nama Bandung Skybridge di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, 1 November 2015. ANTARA FOTO

    Pengunjung melihat purwarupa kereta gantung yang diberi nama Bandung Skybridge di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, 1 November 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membatalkan acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pembangunan purwarupa kereta gantung (cable car) Bandung Sky Bridge. Groundbreaking cable car tersebut rencananya akan dilakukan pada 30 Desember 2015.

    "Cuma diundur beberapa hari," kata Ridwan saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu, 30 Desember 2015.

    Ridwan menjelaskan, proyek purwarupa tersebut hingga kini belum mendapat rekomendasi persetujuan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. "Kalau dari kita, izin sudah beres. Kalau persetujuan rute, harus rekomendasi Gubernur," ucapnya.

    Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, surat permohonan rekomendasi kepada Gubernur sudah masuk ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, hingga saat ini, surat tersebut masih mandek. "Tidak masalah, kita ingin tertib administrasi," ujarnya.

    Ridwan berharap surat rekomendasi tersebut bisa keluar secepatnya, agar Januari 2016 bisa dilakukan groundbreaking.

    Sementara itu, melalui surat elektronik yang dikirim investor purwarupa cable car, PT Aditya Dharmaputra Persada menyampaikan permohonan maaf karena groundbreaking cable car belum bisa dilakukan.

    "Dengan ini, kami atas nama Bandung Skybridge Cable Car memberitahukan bahwa acara groundbreaking yang sedianya akan berlangsung 30 Desember 2015 dengan sangat menyesal dimundurkan," ujar Marketing Director PT Aditya Dharmaputra Persada Al Novianto.

    Rencananya, groundbreaking kereta gantung yang akan menghubungkan Gelapnyawang (Dago)-Cihampelas itu diundur menjadi awal Januari 2016. "Mundur pada bulan Januari 2016, kami akan memberitahukan lebih lanjut," tuturnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.