Tahun Baru, Operator Tol Tangerang-Merak Bersiap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau kondisi Tol Cipali dari ruang Traffic Management Centre (TMC) di kantor Operasional PT Lintas Marga Sedaya, Subang, Jawa Barat, 14 Desember 2015. Polda Jabar bekerjasama dengan PT Lintas Marga Sedaya (LMS), selaku pengelola jalan tol Cipali, memasang alat pemeriksa kecepatan atau speed gun yang dapat mendeteksi laju kendaraan ketika melintas di ruas tol terpanjang di Indonesia tersebut. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Petugas memantau kondisi Tol Cipali dari ruang Traffic Management Centre (TMC) di kantor Operasional PT Lintas Marga Sedaya, Subang, Jawa Barat, 14 Desember 2015. Polda Jabar bekerjasama dengan PT Lintas Marga Sedaya (LMS), selaku pengelola jalan tol Cipali, memasang alat pemeriksa kecepatan atau speed gun yang dapat mendeteksi laju kendaraan ketika melintas di ruas tol terpanjang di Indonesia tersebut. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola jalan tol Tangerang - Merak menyatakan kesiapannya untuk menghadapi libur tahun baru 2016 dengan memberikan layanan terbaiknya baik itu kondisi jalan maupun pelayanan lalulintas.

    "Sejak libur Natal sampai libur tahun baru, kami pastikan jalan tol Tangerang - Merak bebas dari rambu pekerjaan dan peralatan kerja rekonstruksi dan pelebaran jalan," kata Direktur Teknik dan Operasi MMS, Sunarto Sastrowiyoto di Jakarta, Selasa, 29 Desember 2015.

    MMS, jelas Sunarto telah melengkapi rambu jalan, spanduk himbauan, variable message sign (VMS) baik tetap maupun bergerak, optimalisasi observasi waktu rawan, serta relokasi lampur peringatan.

    Menurut Sunarto kondisi arus lalu lintas pada libur Natal memang mengalami peningkatan sejak tanggal 23 Desember. Namun peningkatannya tidak begitu signifikan jika dibandingkan lonjakan kendaraan pada libur Lebaran. Adapun lalu lintas harian rata-rata di tol Tangerang-Merak pada libur kali ini mencapai 140.000 kendaraan per hari.

    "Traffic pada Natal dan Tahun Baru ini berbeda dengan lalu lintas Idul Fitri. Peningkatan pada libur Natal hanya sekitar 20-25% karena tujuan mereka hanya berlibur, bukan mudik seperti pada perayaan hari raya Lebaran," kata Rakhmatullah Manajer Pelayanan Lalu Lintas dan Informasi Operasional.

    Meski demikian, MMS tetap mengantisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan yang tinggi dengan cara rekayasa lalu lintas. Rekayasa lalin tersebut pun bersifat situasional, karena lonjakan arus kendaraan pada libur panjang kali ini diprediksi tidak terlalu signifikan.

    "Rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. Jika terjadi kepadatan lalu lintas di akses Cilegon Barat, maka dimungkinkan untuk dilakukan rekayasa lalu lintas dengan cara mengalihkan kendaraan yang dari atau menuju ke arah Anyer melalui Gerbang Tol Merak," katanya.

    Kecenderungan trend lalu lintas hingga saat ini terpantau normal. Nampak orang yang berniat akan ke Anyer lebih memilih melalui Gerbang Tol Cilegon Timur kemudian melalui jalan lingkar selatan Cilegon, jelas dia.

    Selain rekayasa lalu lintas, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang menuju Anyer, MMS juga siaga untuk membuka gerbang tol keluar sebagai prioritas agar tak menjadi penumpukan kendaraan di depan gerbang tol, ungkap Sunarto.

    Sementara itu, fasilitas layanan MMS lainnya, yaitu Automatic Vehicle Classification (AVC) atau Gardu Tol Otomatis (GTO) entrance multi golongan dengan berbasis sensor treadle dan overhang akan membantu pengguna jalan yang melewati jalan tol Tangerang-Merak lebih cepat, karena mampu mengeluarkan kartu tanda masuk tol secara otomatis sesuai jenis golongan kendaraan.

    AVC sendiri merupakan sistem teknologi baru yang mempunyai fungsi utama sebagai alat untuk mendeteksi secara otomatis kelima jenis golongan kendaraan yang melewati gardu tol. Dalam aplikasinya teknologi ini tidak membutuhkan petugas tol seperti pada gardu manual.

    Secara otomatis sistem ini akan mengenali klasifikasi golongan kendaraan sehingga dapat memberikan informasi dari mana kendaraan tersebut masuk atau keluar serta besaran tarif sesuai dengan klasifikasi golongan tersebut.

    MMS merupakan pelopor teknologi AVC Multi golongan pada sistem tol tertutup. Sebelumnya MMS mendapat penghargaan kesuksesan dan dedikasinya dalam menghasilkan berbagai karya atau prestasi terbaik di industri masing-masing bidang, salah satunya menciptakan inovasi layanan yang terkait dengan produk yang sudah ada.

    Bagi kenyamanan bagi pengguna jalan tol Tangerang - Merak, MMS telah menyiapkan 12 unit kendaraan derek gratis hingga gerbang tol terdekat, 8 unit kendaraan patroli, 6 unit kendaraan patroli PJR, 4 unit kendaraan ambulance dan 3 unit kendaraan rescue termasuk 1 unit dengan kemampuan mengangkat beban hingga 35 Ton, 1 unit kendaraan Sky lift, 2 unit kendaraan crane serta 2 unit kendaraan tanki air, 9 unit VMS, 25 unit kamera CCTV.

    MMS juga menyiapkan layanan Informasi 24 Jam (Call Center) MMS di nomor telepon 0254-20 78 78, Bebas Pulsa 0-8001-77-78-79, SMS 0818-0808-5500 dan e-mail cs@margamandala.co.id serta di twitter @tol_mms dan website MMS www.margamandala.co.id, yang siap melayani pengguna jalan tol Tangerang-Merak.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.