Ini Alasan Jonan Izinkan Truk Beroperasi Saat Libur Natal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memberikan keterangan kepada wartawan saat melakukan inspeksi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 20 Desember 2015. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memberikan keterangan kepada wartawan saat melakukan inspeksi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 20 Desember 2015. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    TEMPO.CO, Surabaya - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan tidak bisa mengabulkan permintaan Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian RI agar menghentikan operasional truk barang selama tanggal 24 Desember 2015 sampai 27 Desember 2015.

    “Terlalu mendadak, kita kan perlu sosialisasi juga,” kata Jonan saat mengunjungi Stasiun Gubeng Surabaya, 26 Desember 2015.

    Jonan mengatakan pihaknya baru menerima permintaan tersebut pada 24 Desember 2015 pagi. Menurut Jonan, hal tersebut justru akan membahayakan lalu lintas angkutan barang karena tidak ada persiapan. Termasuk persiapan dari pihak angkutan sendiri.

    Jonan memprediksi, kemacetan akan terjadi kembali pada tanggal 30 Desember 2015 – 3 Januari 2016. Lantaran, pekan tersebut merupakan liburan akhir tahun. Untuk tanggal 26 Desember 2015, menurut Jonan tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena pada 25 Desember 2015, kemacetan sudah mulai terurai.

    Oleh karenanya, Jonan memberikan izin larangan operasional truk barang selama tanggal 30 Desember 2015, pukul 00.00, hingga 3 Januari 2016, pukul 24.00. Larangan operasional truk barang ini hanya belaku di Provinsi Lampung, seluruh Jawa dan Bali. Larangan ini dikenakan  untuk semua truk kecuali truk pengangkut sembako, bahan bakar minyak (BBM), serta barang ekspor-impor.

    Jonan menambahkan, Kementerian Perhubungan tidak memprediksi adanya kemacetan pada 24 Desember 2015 dan seterusnya. “Ini di luar perkiraan,” ujarnya.

    Sebelumnya, Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian RI meminta Kementerian Perhubungan agar menghentikan operasional truk barang selama pekan depan. Lalu lintas truk barang menjadi salah satu penyebab kemacetan panjang yang terjadi di ruas jalan tol dan arteri sejak dua hari lalu. Kendaraan pribadi, bus, dan truk barang tumpah memadati jalan.

    "Mudah-mudahan Kementerian Perhubungan bisa menyetujui itu, kalau tidak ya kami terpaksa meminta supir truk untuk menepi sebentar di luar tol," kata Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Brigadir Jenderal Sam Budigusdian saat dihubungi, Jumat, 25 Desember 2015.

    SITI JIHAN SYAHFAUZIAH


    Antrean Ribuan Kendaraan Mengular di Pelabuhan... oleh tempovideochannel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.