Soal Bebas Visa Israel, Menteri Rizal Menolak, Ini Cuitannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kiri) menerima dokumen dari President & CEO of the US-ASEAN Business Council Alexander C Feldman (kanan) usai pertemuan dengan delegasi perusahaan Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council di Auditorium Gedung BPPT, Jakarta, 12 November 2015. ANTARA FOTO

    Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kiri) menerima dokumen dari President & CEO of the US-ASEAN Business Council Alexander C Feldman (kanan) usai pertemuan dengan delegasi perusahaan Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council di Auditorium Gedung BPPT, Jakarta, 12 November 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menolak usul Israel mendapat fasilitas bebas visa kunjungan ke Indonesia.

    "Ada yang usulkan Israel bebas visa, kami menolak," katanya melalui akun Twitter resminya @RamliRizal, Senin (21 Desember 2015) malam.

    Cuitan itu  disampaikan Rizal guna menjawab pertanyaan salah satu pengikut akunnya yang mempertanyakan pemberitaan di sejumlah media tentang pemberian fasilitas bebas visa kunjungan kepada Israel.

    Cuitan itu juga sekaligus menjadi klasifikasi Rizal atas pemberitaan sebelumnya yang menyatakan Israel menjadi salah satu negara penerima fasilitas bebas visa kunjungan.

    Sebelumnya, pemerintah menambah fasilitas bebas visa kunjungan kepada 84 negara yang rencananya efektif mulai pekan ini.

    Negara-negara itu adalah Australia, Brasil, Ukraina, Kenya, Uzbekistan, Bangladesh, Kamerun, Palestina, Honduras, Pakistan dan Mongolia.

    Kemudian, Sierra Leone, Uruguay, Bosnia Herzegovina, Kosta Rika, Albania, Mozambik, Macedonia, El Salvador, Zambia, Moldova, Madagascar, Goergia, Namibia, Kiribati, Armenia, Bolivia, Bhutan, Guatemala, Mauritania dan Paraguay.

    Rizal berharap, pemberian fasilitas bebas visa kunjungan ke Indonesia itu bisa mendorong kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air yang ditargetkan 20 juta orang pada 2019 mendatang.

    Pasalnya, dari pemberian fasilitas bebas visa kunjungan yang diberikan Oktober lalu kepada 47 negara telah mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan hingga 19%, jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan normal yang berkisar 6% hingga 8%.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.