Organda Akan Terapkan E-ticketing untuk Bus AKAP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Supir bus AKAP  Raya  membersihkan bus di Terminal Pondok Cabe yang rusak di Jalan Kemiri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten (15/1). TEMPO/Subekti.

    Supir bus AKAP Raya membersihkan bus di Terminal Pondok Cabe yang rusak di Jalan Kemiri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten (15/1). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Organisasi  Angkutan Darat (Organda) Adrianto Djokosoetono mengatakan, pada awal tahun depan, akan diuji coba penjualan tiket bus AKAP secara online. Rencana ini merupakan salah satu upaya Organda meningkatkan layanan kepada masyarakat.

    "Januari nanti kami trial implementasi aplikasi tiket untuk bus AKAP," kata Adrianto saat ditemui seusai konferensi pers di Wisma PMI, Jakarta, Senin, 21 Desember 2015.

    Menurut Adrianto, dengan layanan e-ticketing ini, publik diharapkan makin nyaman membeli tiket tanpa harus bersusah-susah membeli di terminal. Selain itu, Organda berencana layanan e-ticketing memberi keuntungan bagi konsumen, misalnya penyediaan jalur khusus untuk bus-bus yang sudah tergabung dalam sistem.

    Untuk tahap percobaan Januari nanti, baru ada lima perusahaan operator bus yang akan bergabung. Mereka antara lain PO SAN, PO Maju Lancar, PO Gunung Mulia, PO Luragung Termuda, dan PO Sedya Mulya.

    Ketua I DPP Organda Kurnia Lesani Adnan mengatakan lima perusahaan tersebut selama ini melayani rute yang berbeda-beda. "Untuk tahap awal nanti, kami coba empat trayek dulu," ujar Sani di lokasi yang sama. Keempat trayek tersebut ialah Bengkulu-Solo, Wonogiri-Jakarta, Yogyakarta-Jakarta, dan Surabaya-Jakarta.

    Sayangnya, Adrianto tak membeberkan besaran investasi yang digelontorkan untuk membangun server bersama tersebut. Ia hanya bilang, investasi tersebut ditanggung konsorsium operator bus yang nilainya sampai miliaran rupiah.

    Yang terpenting, menurut Adrianto, jika percobaan ini sukses, Organda akan menyarankan semua perusahaan operator bus bergabung sembari meningkatkan layanan di terminal menjadi setara terminal tipe A. Targetnya, layanan tiket akan berangsur-angsur ke sistem online dan mengurangi sistem konvensional dengan loket.



    AYU PRIMA SANDI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.