Kereta Bandara Bebaskan 40 Persen Lahan Senilai Rp 91 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja blusukan di proyek pembangunan infrastruktur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, 14 Desember 2015. Pembangunan infrastruktur kereta bandara Soekarno-Hatta ditargetkan selesai pada akhir 2016. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja blusukan di proyek pembangunan infrastruktur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, 14 Desember 2015. Pembangunan infrastruktur kereta bandara Soekarno-Hatta ditargetkan selesai pada akhir 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membayar ganti rugi tahap kesembilan untuk lahan yang akan digunakan sebagai jalur kereta api Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp 91,8 miliar.

    Kepala BPN Kota Tangerang Himsar di Tangerang, Kamis, mengatakan, untuk tahap kesembilan ini, dilakukan pembayaran untuk 50 bidang dengan luas 5.092 meter persegi.

    Lokasi lahan yang ganti ruginya dibayar itu berada di Kelurahan Batujaya satu bidang, Kelurahan Batusari tiga bidang, Kelurahan Poris Plawad tujuh bidang, dan Kelurahan Tanah Tinggi 25 bidang, Kelurahan Karang Sari 11 Bidang serta Kelurahan Blendung tiga bidang.

    Dengan dilakukannya pembayaran tahap kesembilan, jumlah bidang yang telah dibebaskan termasuk fasilitas umum, yakni 272 bidang dengan total luas 158.434 meter persegi atau 15,8 hektare atau 44 persen. Sedangkan untuk nilai aset yang telah dikuasai dan di luar dari fasilitas umum, yakni Rp 693,2 miliar.

    "Kami sangat mengapresiasi warga yang mendukung proses pembebasan untuk pembangunan kereta api bandara. Kita berharap semuanya berjalan sesuai dengan rencana," ujarnya saat proses pembayaran tahap kesembilan di kantor BPN Kota Tangerang.

    Proses pembayaran ganti rugi pun akan terus dipercepat mengingat Presiden Joko Widodo telah mengecek langsung proyek pekerjaannya.

    "Sesuai dengan instruksi Presiden, kita akan menyelesaikan dengan segera," katanya.

    Adapun untuk pembayaran nilai ganti rugi tanah mulai dilaksanakan 4 September 2015.

    Jumlah bidang yang diperlukan untuk pembangunan jalur kereta api bandara Soekarno-Hatta adalah 815 bidang dengan luas 36 hektare, yang meliputi 5 kecamatan dan 8 kelurahan di Kota Tangerang. 

    Kecamatan dan kelurahan tersebut adalah Kecamatan Cipondoh dengan Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Tangerang dengan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Batu Ceper dengan Kelurahan Batu Sari, dan Kelurahan Batu Jaya. Juga Kecamatan Benda dengan Kelurahan Belendung dan Kelurahan Pajang, serta Kecamatan Neglasari dengan Kelurahan Karang Sari dan Kelurahan Karang Anyar.

    Kereta api Bandara Soekarno-Hatta berangkat dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 36,3 kilometer dengan melewati dan berhenti di Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, dan Stasiun Batu Ceper Kota Tangerang. 

    Waktu tempuh diperkirakan lebih-kurang 50 menit dengan 24 kilometer merupakan track existing atau double track, dan sisanya sepanjang 12,3 kilometer merupakan jalur baru.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?