Tip Kelola Gaji: Konsumsi Maksimal 50 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mengatur perencanaan keuangan.TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Mengatur perencanaan keuangan.TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan konsultan perencanaan keuangan independen, Fokus Finansial, memberikan tips mengenai cara mengelola keuangan dari gaji yang diterima. "Gaji yang diterima idealnya dikonsumsi sebanyak 50 persen," kata Rina Dewi Lina, Chief Executive Officer Fokus Finansial dalam konferensi pers 'Gen X & Y: Career, Finance, and the Challenges', di Jakarta Selatan, Rabu, 16 Desember 2015.

    Rina mengatakan setengah gaji yang diterima setiap bulan idealnya dipakai untuk konsumsi, transportasi, dan kebutuhan lain seperti jalan-jalan. "Sisanya kita harus punya utang," kata Rina.

    Utang yang dimaksud Rina, adalah utang yang sifatnya meningkatkan aset, seperti pembelian properti. Sementara untuk utang yang bersifat konsumtif, seperti cicilan barang, Rina menyarankan agar jumlahnya tidak melebihi 15 persen dari gaji.

    Rina menjelaskan, bagi generasi muda yang lahir pada 1981-1994 (Gen Y), bisa mulai menabung sejak mulai bekerja. "Usahakan sebisa mungkin menekan konsumsi hanya 50 persen. Sisanya harus mulai bisa cicil KPR (kredit pemilikan rumah). Sepuluh persen bisa ditabung atau investasi," ujarnya.

    FRISKI RIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.