102 Perusahaan Industri Peduli Lingkungan Terima Penghargaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri rapat terbatas Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 11 Desember 2015. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri rapat terbatas Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 11 Desember 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyerahkan penghargaan industri hijau 2015 kepada 102 perusahaan yang menerapkan prinsip kelestarian lingkungan, serta efektivitas dan efisiensi sumber daya dalam proses produksi.

    Penghargaan Industri Hijau merupakan bagian dari program Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015 untuk mencapai visi menjadi negara industri tangguh. Penyerahan penghargaan yang telah digelar sejak 2010 itu dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Rabu (16 Desember 2015).

    Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan pada tahun ini sebanyak 112 perusahaan mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam program Penghargaan Industri Hijau.

    Pesertanya mencakup industri semen, peleburan baja, tekstil, crumb rubber, makanan dan minuman, pulp dan kerta, keramik, oleokimia, petrokimia, pupuk, CPO, crude coconut oil, pelumas, kosmetika, gula, herbisida, dan otomotif.

    "Penerima Penghargaan Industri Hijau 2015 sebanyak 102 perusahaan yang terdiri dari 59 perusahaan dengan level 5 dan 43 perusahaan dengan level 4," tuturnya di Istana Wapres, Rabu (16 Desember 2015).

    Penghargaan tersebut didasarkan pada tiga aspek penilaian, yakni aspek input, energi, air, teknologi, SDM, dan lingkungan kerja dengan bobot 70%, penurunan emisi CO2 dan pengolahan limbah 20%, dan aspek manajemen perusahaan 10%.

    Perusahaan penerima Penghargaan Industri Hijau 2015 dengan penilaian tertinggi, antara lain PT Pindad (Persero), PT Holcim Indonesia, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Astra Daihatsu Motor, PT Perkebunan Nusantara VII, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dan PT Multimas Nabati Asahan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.