Salah Cantumkan Diskon Harga, Lazada Minta Maaf  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harga Smartphone yang dijual di belanja online saat menyambut Hari Belanja Online Nasional. lazada.co.id

    Harga Smartphone yang dijual di belanja online saat menyambut Hari Belanja Online Nasional. lazada.co.id

    TEMPO.COJakarta - CEO Lazada Indonesia Magnus Ekbom menyampaikan permohonan maaf atas pencantuman diskon harga yang salah untuk beberapa produk yang ditawarkan Lazada selama Hari Belanja Online Nasional. "Kami mengetahui bahwa ada beberapa produk yang tertulis salah untuk harga sebelumnya," ujarnya seperti dikutip dari Manajer Humas Lazada Indonesia Tania Amalia kepada Tempo, Sabtu, 12 Desember 2015.

    Pernyataan ini menanggapi pemberitaan bahwa Lazada salah satu toko online yang dalam pergelaran Hari Belanja Online Nasional diduga menampilkan harga diskon yang tidak wajar. Salah satunya disaksikan oleh Tempo pada situs www.lazada.co.id baru-baru ini. 

    Dalam salah satu promosinya disebutkan, ponsel LG Leon berkapasitas 8 GB berwarna hitam dengan harga semula Rp 25 juta per unit didiskon 93 persen menjadi Rp 1,875 juta per unit. Padahal ponsel yang sama persis dijual di sejumlah toko online dibanderol dengan harga tak lebih dari Rp 2 juta per unit.

    Tania menambahkan, banyaknya produk yang dihadirkan selama Hari Belanja Online Nasional sejak Kamis lalu membuat tim quality control luput dalam pengawasan harga yang di luar jangkauan pasar. "Kami akan terus memastikan untuk meningkatkan proses kontrol kualitas," ucapnya.

    Selama Hari Belanja Online Nasional, kata Tania, Lazada Indonesia menawarkan lebih dari 700 ribu penawaran menarik bagi konsumen di Indonesia. “Kami mengirimkan produk ke seluruh Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua,” tuturnya. Karena itu, tak tertutup kemungkinan ada pengawasan kualitas yang luput.

    Lebih jauh, Tania menuturkan, pihaknya tak tinggal diam dalam menanggapi ulah para penjual yang mempromosikan barang dagangan mereka hingga tak masuk akal tersebut. Para pedagang nakal di Lazada pun telah dinonaktifkan. "Kami matikan semua barang yang dia jual di Lazada," katanya.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).