Dana Pihak Ketiga di BTPN Bertumbuh 12 Persen, Dari Mana?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank BTPN mencatat peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga hingga triwulan ketiga 2015 mencapai Rp 59 triliun. "Ini berarti naik 12 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 52,6 triliun," kata Corporate Communication BTPN Eny Yuliati, Jumat, 11 Desember 2015.

    Menurut Eny, pencapaian kinerja tersebut tak lepas dari keyakinan perusahaannya dalam pemberdayaan nasabah. Keterlibatan langsung dalam pemberdayaan nasabah kunci menuju pertumbuhan kinerja bisnis yang prima dan berkelanjutan.

    Eny berujar, BTPN selama ini berfokus dan konsisten melayani segmen masyarakat berpenghasilan rendah. Termasuk para pensiunan; pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah; dan masyarakat prasejahtera produktif (mass market). Untuk mencapai itu, BTPN mengimplementasikan model bisnis yang mengintegrasikan misi sosial dengan misi bisnis dalam produk, layanan, dan kegiatan sehari-hari.

    "Sinergi antara bisnis dan upaya pemberdayaan tercermin melalui Daya," kata Eny. Daya adalah program pelatihan dan pendampingan yang dilakukan BTPN secara berkelanjutan dan terukur.
    Melalui Daya, debitor mendapatkan pelatihan bisnis dan motivasi dalam menjalankan usahanya.

    Eny menjelaskan, Daya diterapkan pada setiap unit bisnis BTPN, yakni BTPN Purna Bakti (unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan), BTPN Mitra Usaha Rakyat (unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro dan kecil), BTPN Mitra Bisnis (unit bisnis yang melayani pelaku usaha menengah), serta BTPN Sinaya (unit bisnis pendanaan BTPN). "Daya juga diterapkan pada anak perusahaan BTPN, yaitu BTPN Syariah, yang berfokus melayani komunitas prasejahtera produktif."

    BTPN, tutur dia, secara reguler di semua cabang menggelar Program Daya yang memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah. BTPN menyadari, untuk bisa bertumbuh, segmen mass market tidak hanya membutuhkan akses keuangan, tapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas mereka.

    Hingga akhir September 2015, BTPN telah menyelenggarakan 24.366 aktivitas Daya. Sedangkan jumlah peserta Program Daya mencapai 347.964 nasabah. "Data ini menunjukkan tingginya minat nasabah mengikuti program pemberdayaan," kata Eny. Kesempatan berbagi dan berinteraksi langsung dengan nasabah mass market juga terbuka bagi seluruh masyarakat.

    AMIRULLAH
     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.