Indonesia Jualan Wisata ke Makau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pagelaran Wayang Ajen dengan lakon Kajembaran Rahmaniah di plaza Pusat Dawah Islam, Bandung, Jawa Barat, bersama Ki Dalang Wawan Ajen, 4 Juli 2015. Pegalaran ini juga sebagai sosialisasi Pesona Indonesia dari Kementerian Pariwisata RI. TEMPO/Prima Mulia

    Pagelaran Wayang Ajen dengan lakon Kajembaran Rahmaniah di plaza Pusat Dawah Islam, Bandung, Jawa Barat, bersama Ki Dalang Wawan Ajen, 4 Juli 2015. Pegalaran ini juga sebagai sosialisasi Pesona Indonesia dari Kementerian Pariwisata RI. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mempromosikan pariwisata di Makau guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

    "Ini memang baru kali pertama. Kita jajaki apakah Makau berpotensi menjadi pasar turis bagi Indonesia," kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa kepada Antara di Makau, Kamis, 10 Desember 2015.

    Rizki mengatakan pemerintah berusaha memperkenalkan Indonesia dengan segala potensi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan, tapi pengalaman tak terlupakan.

    Kementerian Pariwisata juga ingin menjajaki potensi Makau sebagai pasar industri pariwisata Indonesia.

    Pemimpin biro perjalanan Xiao Hong mengatakan selama ini belum banyak orang Makau yang mengetahui dan berwisata ke Indonesia. Sebagian belum tahu lokasi Indonesia dan cara mencapainya.

    "Mereka tahu Indonesia, tapi belum pernah ke sana," katanya.

    Karena itu, menurut dia, Indonesia harus lebih banyak promosi di Makau.

    "Warga Makau juga memiliki pengeluaran yang tinggi, jadi sangat potensial bagi pasar wisata Indonesia. Terlebih banyak pelancong Tiongkok yang berkunjung ke Makau dan dapat melakukan perjalanan ke Indonesia," ujarnya.

    Manajer Umum Garuda Indonesia Hong Kong dan Makau Bobby A Rusyandi mengatakan maskapainya sudah bekerja sama dengan perusahaan feri yang menghubungkan Makau dan Hong Kong untuk memudahkan turis yang ingin mengunjungi Indonesia menggunakan pesawat mereka.

    "Jadi warga Makau yang akan ke Indonesia menggunakan Garuda Indonesia dapat menggunakan feri dari Makau-Hong Kong, lalu menggunakan Garuda Indonesia untuk Hong Kong-Jakarta atau Hong Kong-Denpasar, begitu pun sebaliknya," tuturnya.

    Namun, menurut dia, sebagian masyarakat Makau lebih menginginkan penerbangan langsung.

    "Jadi mereka selama ini menggunakan penerbangan ke Kuala Lumpur, kemudian meneruskan penerbangan ke beberapa destinasi di Indonesia," ucap Bobby.

    Tentang kemungkinan Garuda Indonesia membuka penerbangan langsung Makau-Indonesia, dia mengatakan itu tergantung hasil studi kelayakan yang dilakukan.

    "Karena Makau ini kan juga penduduknya tidak banyak, turis yang dilayani juga sebagian besar didominasi dari Tiongkok daratan, terutama yang berbatasan dengan Makau. Jadi kita harus hati-hati," ucapnya.

    Menurut data Kementerian Pariwisata, jumlah turis Makau ke Indonesia 2014 tercatat 1.622 orang.

    Kementerian Pariwisata mempromosikan wisata Indonesia di Makau, antara lain dengan menampilkan tari Lenso, Sekar Jagad, Bajidor Kahot, dan Balelebo, serta lagu Bengawan Solo, O Ina Ni Keke, dan Madu dan Racun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.