Ini Nasib Freeport Terkait Kasus Setya Novanto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjalan keluar ruangan seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Menurut pernyataan anggota MKD asal Fraksi Demokrat Guntur Sasono, Setya Novanto membantah keterangan pengadu, Menteri ESDM Sudirman Said, dan juga saksi yakni Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjalan keluar ruangan seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Menurut pernyataan anggota MKD asal Fraksi Demokrat Guntur Sasono, Setya Novanto membantah keterangan pengadu, Menteri ESDM Sudirman Said, dan juga saksi yakni Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Polemik pencatutan nama presiden dan wakil presiden oleh Ketua DPR Setya Novanto untuk melobi PT Freeport Indonesia menuai pertanyaan terkait nasib perpanjangan kontraknya.

    Menjawab hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengindikasikan persetujuan pemerintah untuk tetap memperpanjang kontrak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

    Menurut dia, pemerintah selalu menginginkan adanya peningkatan investasi langsung asing. Selama ini, Presiden Joko Widodo dan para menteri sengaja datang ke suatu negara untuk mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

    "Kalau undang investasi dari luar, tentu investasi yang sudah ada kita jaga kelangsungannya. Kalau tidak dijaga, bagaimana bisa undang investasi lain?"tuturnya, Rabu (9 Desember 2015).

    Sebelumnya, Direktur Utama Freeport Maroef Sjamsoeddin hadir sebagai saksi dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

    Dalam keterangannya, dia mengatakan, jika kontrak karya Freeport yang habis masa berlakunya pada 2021, maka beragam konflik di tanah Papua akan terjadi.

    Menurut Maroef, perpanjangan kontrak Freeport lebih penting dari sisi sosial ketimbang bisnis pertambangan.

    Pasalnya, ada banyak keluarga dan masyarakat Papua yang hidupnya bergantung pada tambang yang dikelola Freeport.

     BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.