Risma Siapkan Surabaya Hadapi Era Pasar Bebas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Walikota Surabaya no urut 2 Tri Rismaharini menunjukkan surat suara usai mencoblos pada Pilkada serentak di TPS 1 Taman Pondok Indah, Kelurahan Jajar Tunggal, Wiyung, Surabaya, 9 Desember 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Calon Walikota Surabaya no urut 2 Tri Rismaharini menunjukkan surat suara usai mencoblos pada Pilkada serentak di TPS 1 Taman Pondok Indah, Kelurahan Jajar Tunggal, Wiyung, Surabaya, 9 Desember 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyiapkan warga Surabaya menghadapi era pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2016.

    "Kami akan semaksimal mungkin agar Surabaya bisa sejajar dengan kota lain di ASEAN," kata Risma di Posko Pemenangan Risma-Whisnu di jalan Kapuas, Rabu (9 Desember 2015).

    Risma akan menyiapkan warga Surabaya menghadapi era global. "Lima tahun ke depan jauh lebih berat dari pada lima tahun sebelumnya," katanya.

    Calon petahana yang diusung PDIP ini mengungkapkan salah satu rencananya, yakni menjadikan Kalimas sebagai ikon wisata baru di Surabaya dan akan membuatkan bendungan untuk itu.

    "Rencananya di Kali Jagir itu bendungannya kita buat," jelas Risma.

    Risma juga akan menggratiskan fasilitas pendidikan hingga perguruan tinggi.

    Risma-Whisnu juga akan membuat sistem yang ketat pada saat memimpin Pemkot Surabaya sehingga pemerintahan dia terjaga dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

    "Ini semua demi Surabaya yang lebih baik," kata Risma.

    Hitung cepat PDIP mengklaim, Risma-Whisnu menyapu bersih suara di seluruh kecamatan di Surabaya dengan 86,2 persen, jauh di atas Rasiyo-Lucy.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.