Harga Mulai Naik, Pemerintah Gencar Operasi Beras  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Zabur Karuru

    ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Kota Yogyakarta menyiapkan operasi pasar beras sepanjang Desember sebagai antisipasi kenaikan harga di pasaran yang makin membumbung.

    "Setiap pekan, kami akan lakukan operasi pasar sampai akhir bulan ini," ujar Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Kota Yogyakarta, Suyana, Minggu, 6 Desember 2015.

    Dinas menyatakan operasi pasar ini setelah adanya kenaikan harga beras cukup fluktuatif sejak akhir November lalu sehingga permintaan operasi pun diajukan kepada pemerintah DIY dan diteruskan Perusahaan Umum Bulog.

    Meskipun kenaikan harga beras saat ini rata-rata masih di bawah 10 persen, menimbang tren masa paceklik yang biasa terjadi Desember-Januari, operasi untuk tiap kecamatan pun dilakukan untuk antisipasi harga makin tinggi.

    "Setiap kecamatan dapat jatah satu kali operasi pasar," ujar Suyana.

    Dari pantauan Tempo, kenaikan harga beras di pasaran khususnya terjadi pada jenis-jenis beras CS biasa dan super. Seorang pedagang di wilayah Sonosewu, perbatasan Kota Yogyakarta-Bantul, Sriyanti, menuturkan untuk C4, yang biasanya Rp 8.700 per kilogram, sejak November lalu naik di kisaran Rp 9.000. Sedangkan C4 super dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.500.

    "Yang enggak naik hanya beras seperti menthik wangi, masih Rp 11.500 per kilogram," ujar Sri.

    Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Supriyadi menuturkan akhir tahun ini, pemerintah daerah tak menggelar operasi pasar beras.

    "Harga dan pasokan di pasar stabil, tak ada kenaikan atau permintaan berarti," ujar Supriyadi.

    Kepala Bulog Divisi Regional DIY Langgeng Wisnu Adinugroho mengatakan stok beras yang dimiliki Bulog DIY saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan harian hingga Februari 2016.

    Cadangan beras di wilayah DIY sampai Februari 2016 nanti ada sekitar 20 ribu ton. Pasokan harian dari petani lokal yang terserap Bulog masih stabil direntang 100-160 ton dengan penyaluran harian sebesar 4.325 ton.



    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.