Kiky Corneliasari Raih L'Oreal-UNESCO For Women in Science

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kincir angin milik salah satu peserta Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013 beridiri di Pantai Baru, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, (1/12). Kompetisi ini diikuti 31 tim dari puluhan perguruan tinggi se-Indonesia untuk mendukung penggembangan teknologi energi alternatif terbarukan. TEMPO/Suryo Wibowo

    Sebuah kincir angin milik salah satu peserta Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013 beridiri di Pantai Baru, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, (1/12). Kompetisi ini diikuti 31 tim dari puluhan perguruan tinggi se-Indonesia untuk mendukung penggembangan teknologi energi alternatif terbarukan. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kiky  Corneliasari Sembiring M.Eng, peneliti LIPI meraih penghargaan  L’Oréal-UNESCO For Women in Science 2015 atas  proposal risetnya dalam kategori Material Sciences.

    Melalui riset berjudul Teknologi Baru dari Katalis Heterogen NiOCuOMg-Al dalam Proses Produksi Hidrogen dari Produksi Limbah Biodisel untuk Aplikasi Terbarukan, Kiky yang sedang melanjutkan pendidikan S3 di Univesitas Kyoto memperoleh dana sebesar Rp80 juta untuk melakukan penelitian tersebut.

    Penyediaan energi alternatif ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak telah menjadi isu global. Oleh karena itu, Kiky yang berasal Blitar ini akan memanfaatkan limbah biodiesel  (gliserol), yang akan diubah menjadi bahan yang lebih berguna dengan nilai-nilai ekonomi yang lebih tinggi.

    Sebelumnya, pada  2001 Kiky menamatkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) juruasan Teknik Kimia. Dia kemudian memperoleh gelar Master di bidang kimia terapan dan bioteknologi dari Chiba University, Jepang.

    Kiky mendapatkan beasiswa Presidential Indonesia dari Indonesia Endowment Fund untuk Pendidikan di bawah Departemen Keuangan pada 2014 untuk  melanjutkan pendidikannya.

    Dia sekarang mengejar program doktor di Sekolah Pascasarjana Ilmu Energi, Kyoto University, Jepang dan memulai penelitian tentang pemanfaatan biomassa, termasuk gliserol, untuk menghasilkan energi terbarukan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?