Dua Pesawat Garuda Bersenggolan di Hanggar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meresmikan pengoperasian hanggar terbesar di dunia yang berada di area Garuda City Centre, komplek Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, 28 September 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meresmikan pengoperasian hanggar terbesar di dunia yang berada di area Garuda City Centre, komplek Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, 28 September 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua sayap pesawat B777-300ER Garuda Indonesia bersenggolan di hanggar Garuda Maintenance Facilities (GMF) pada pukul 14.30 WIB.

    Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny Butarbutar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2015 malam mengatakan, insiden senggolan tersebut terjadi ketika salah satu pesawat sedang ditarik ke GMF dari apron kemudian menyenggol pesawat yang sedang diparkir di wilayah hanggar 4.

    "Ketika peristiwa senggolan tersebut terjadi, kedua pesawat sedang dalan proses hendak menjalani maintenance rutin dan sedang tidak membawa penumpang," katanya.

    Akibat senggolan tersebut, lanjut Benny, ujung sayap (wingtip) salah satu pesawat mengalami robek cukup besar, dan saat itu juga segera dilakukan penanganan oleh teknisi terlatih GMF.

    Benny mengatakan, pengerjaan perbaikan memakan waktu 15 jam dan diharapkan sudah dapat beroperasi kembali esok pagi.

    "Meski demikian, sebagai langkah korektif terhadap setiap insiden dan guna mendapatkan pola penanganan yang tepat dan segera secara tercatat, pihak Garuda Indonesia tetap melakukan investigasi atas kejadian tersebut," katanya.

    Dia mengatakan, peristiwa senggolan tersebut terjadi bukan di terminal operasional bandara, melainkan di areal parkir hanggar GMF atau di areal dekat bengkel perbaikan pesawat Garuda Indonesia. "Jadi tidak mengganggu operasional penerbangan Garuda Indonesia," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.