Mahfud Md Minta Pegawai Pajak Tak Tersandera Jasa Baik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahfud MD. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mahfud MD. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md menilai kunci pencegahan korupsi di bidang pajak adalah integritas pegawai pajak sendiri. Sayangnya, menurut Mahfud, masih banyak pegawai pajak yang bermasalah.

    "Masih banyak (yang bermasalah--), bisa dilihat dari kasus-kasus yang diadukan ke pengadilan. Juga di lapangan masih banyak terjadi; orang yang seharusnya membayar pajak dalam jumlah tertentu tetapi diatur. Sehingga, membayar jauh dari seharusnya dan dia (pegawai pajak) mendapat hadiah," kata Mahfud di kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2015.

    Mahfud menjelaskan, fenomena kolusi pajak seperti yang dilakukan Gayus Tambunan adalah salah satu contohnya. "Lalu muncul Gayus-Gayus lain," ujarnya. Kasus Gayus, kata Mahfud, sudah jelas melibatkan semua penegak hukum. Dari polisi, jaksa, hakim, juga pengacara. "Ini masalahnya, bagaimana kita membangun aparat penegak hukum yang bersih?"

    Mahfud kemudian memberikan sejumlah masukan untuk memperbaiki kinerja bidang perpajakan. Mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid ini mendesak Direktorat Jenderal Pajak memperbaiki  membuat sistem pengawasan, dari pejabat atas sampai ke para pegawainya.

    Meski begitu, Mahfud tak setuju jika perbaikan perpajakan harus diawali dengan  perubahan undang-undang terkait pajak. "Undang-undang sudah bagus," kata dia.

    Mahfud melanjutkan, selama ini wajib pajak tidak takut melanggar aturan, karena petugas-petugas pajak banyak yang bisa 'dibeli'. Untuk mengurangi korupsi di bidang pajak, kata dia, para penegak hukum dan pejabat pemerintah harus mulai memberikan teladan membayar pajak sesuai penghasilan. "Mereka tidak boleh tersandera oleh jasa baik seseorang," ujarnya.

    Penegak hukum dan pejabat, kata Mahfud, harus berani mengatakan 'tidak' pada permintaan kolusi. "Mau jatuh, jatuh saja. Yang penting dia mempertahankan harga diri sebagai pejabat," ucapnya lagi. "Kita hidup di dalam organisasi politik bernama negara. Pejabatnya harus bagus-bagus dan bisa dipercaya."

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?