Hadapi MEA, UMKM Seharusnya Sudah Siap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengerajin membuat anyaman lampu dari rotan pada Pameran Interior dan Craft 2015 di JCC, Jakarta, 11 Juni 2015. Indonesia perlu penanganan khusus dalam meningkatkan kesiapan wirausaha UMKM untuk menghadapi MEA 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Pengerajin membuat anyaman lampu dari rotan pada Pameran Interior dan Craft 2015 di JCC, Jakarta, 11 Juni 2015. Indonesia perlu penanganan khusus dalam meningkatkan kesiapan wirausaha UMKM untuk menghadapi MEA 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN Ina Haginintyas Krisnamurthi menilai, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah siap dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. "Seharusnya UMKM tidak disuapi terus-menerus," kata Ina seusai acara peluncuran policy paper strategi peningkatan pemahaman masyarakat tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN, Jakarta, Rabu, 2 Desember 2015.

    Ina menambahkan, dalam forum-forum internasional sudah tidak lagi bicara mengenai UMKM. Hal ini karena pada saat diskusi, negara-negara tersebut sudah yakin bahwa UMKM mampu bertahan dan memberikan sumbangan bagi pemerintahan.

    Ina memuji UMKM di Jepang. "UMKM Jepang sudah menjadi bagian dari pasar internasional."

    Hal ini berbeda dengan Indonesia yang saat memasuki pasar internasional masih khawatir dengan UMKM. Ia mengatakan UMKM seharusnya mulai bisa men-support dirinya sendiri. "Bussiness is bussiness," ujarnya.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.