Kereta Terpanjang Indonesia Beroperasi Akhir Pekan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang bersiap menaiki kereta api Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor Paledang di Stasiun Kereta Api Cigombong, Bogor, 4 Juli 2015. Stasiun ini memiliki tiga jalur rel kereta api. Jalur satu tidak ada kelanjutannya lagi, karena relnya sudah dipakai untuk kanibal jalur dua. Mundri Winanto

    Penumpang bersiap menaiki kereta api Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor Paledang di Stasiun Kereta Api Cigombong, Bogor, 4 Juli 2015. Stasiun ini memiliki tiga jalur rel kereta api. Jalur satu tidak ada kelanjutannya lagi, karena relnya sudah dipakai untuk kanibal jalur dua. Mundri Winanto

    TEMPO.CO, Bandung - PT Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan KA Kertajaya Tambahan yang akan menjadi kereta penumpang terpanjang di Indonesia. “Rencananya akan diluncurkan 4 Desember ini,” kata dia di Bandung, Rabu, 2 Desember 2015.

    KA Kertajaya Tambahan itu memodifikasi Kereta Kertayaja yang sudah beroperasi melayani rute Pasar Senen Jakarta menuju Pasar Turi Surabaya. Rangkaian normal kereta api yang awalnya hanya delapan gerbong penumpang akan ditambah menjadi seluruhnya menjadi 14 gerbong. “Total seat-nya menjadi 1.484 penumpang,” kata Agus.

    Agus mengatakan kereta ini menjadi kereta penumpang terpanjang yang dioperasikan PT Kereta Api. Kendati panjang, dia menjamin waktu tempuh kereta itu tidak akan berbeda dengan Kereta Kertajaya reguler. “Sama saja kecepatannya, waktu tempuhnya juga sama,” katanya.

    Menurut Agus, KA Kertajaya Tambahan itu sengaja diluncurkan jelang Hari Raya Natal dan tahun baru sekaligus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Khusus momen tersebut, KA Kertajaya Tambahan akan beroperasi dua hari sekali sejak 20 Desember hingga 31 Desember 2015. Kereta itu akan melewati perhentian Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, Babat, serta Lamongan.

    Selama masa angkutan Natal dan tahun baru, KA Kertajaya Tambahan tiap dua hari sekali berangkat dari Pasar Senen Jakarta pukul 23.15 WIB dan tiba pukul 10.25 WIB di Pasar Turi Surabaya, mulai 21 Desember 2015. Sebaliknya, dari Surabaya pukul 22.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 09.00 WIB tiap dua hari sekali mulai 20 Desember 2015.

    Agus mengatakan di luar momen tersebut, KA Kertajaya Tambahan akan beroperasi reguler kendati hanya tiap akhir pekan. Sejak 4 Desember, KA Kertajaya Tambahan akan beroperasi satu kali di akhir pekan. Kereta itu dijadwalkan berangkat dari Jakarta tiap Jumat pukul 21.35 dan dari Surabaya tiap Minggu pukul 22.00 WIB.

    PT Kereta Api sudah membuka pemesanan tiket kereta api itu sejak 26 November 2015 untuk pengoperasian perdananya akhir pekan ini. “Harga tiket masih promo Rp 125 ribu, tapi itu bukan kereta PSO (subsidi),” kata Agus. Tiket promo itu berlaku hingga 10 Januari 2016.



    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.