Indonesia Bisa Jadi Pengekspor Utama Alumina  

Reporter

Editor

Saroh mutaya

Power plant di lokasi pemurnian mineral milik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (Harita Group) di Ketapang, Kalimantan Barat, 5 Agustus lalu. TEMPO/Singgih Soares

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan Indonesia akan menjadi net eksportir alumina jika pemerintah konsisten mengimplementasikan penghiliran dan mendorong realisasi pembangunan smelter bauksit di Tanah Air.

“Keadaan ini akan jauh berbeda dengan kondisi sebelum larangan ekspor mineral mentah diterapkan pada 12 Januari 2014, yang menunjukkan Indonesia salah satu eksportir terbesar bijih bauksit dengan 45 juta ton dan mengimpor alumina dari luar negeri,” tuturnya Selasa, 1 Desember 2015.

Kendati saat ini realisasi pembangunan smelter bauksit mengalami perlambatan, ujarnya, Indonesia berpotensi mengolah dan memurnikan bauksit menjadi alumina dengan kapasitas sekitar 9 juta ton per tahun.

Kapasitas produksi tersebut secara langsung dapat menyerap sekitar 9.000 tenaga kerja baru. Efek ganda yang ditimbulkan akan menumbuhkan sentra industri baru, baik di level nasional maupun pemerintah daerah.

Selama ini, ujarnya, 70 persen bijih bauksit Indonesia diekspor ke Cina, sementara Indonesia kembali mengimpor alumina dari Australia. Pola yang tidak sehat ini secara langsung merugikan negara dan masyarakat.

Pasar bauksit dan investor global saat ini telah memahami perubahan investasi bauksit di Indonesia. Investor bahkan mengapresiasi sikap pemerintah yang konsisten melarang ekspor mineral mentah, mendorong realisasi pembangunan smelter, dan memberi sanksi kepada perusahaan yang tidak merealisasikan pembangunan smelter.

Karena itu, pemerintah seharusnya membangun komunikasi efektif dengan swasta dan investor yang tertarik membangun smelter bauksit di Indonesia. Insentif yang meringankan beban investasi smelter perlu dinegosiasikan dengan pihak swasta tanpa melunakkan larangan ekspor.

Ke depan, pemerintah harus segera menyusun rencana optimalisasi kapasitas penyerapan alumina di dalam negeri sehingga tercipta keseimbangan antara barang yang diekspor dan yang diserap untuk industri Tanah Air.

BISNIS.COM






Antam Fokus Pengembangan Logam Mulia Dalam Negeri

20 jam lalu

Antam Fokus Pengembangan Logam Mulia Dalam Negeri

Antam pun menerapkan mekanisme penjualan emas secara online melalui website resmi


Produksi Komoditas Antam Terjaga Stabil sepanjang 2022

1 hari lalu

Produksi Komoditas Antam Terjaga Stabil sepanjang 2022

Seluruh lini produksi mulai dari feronikel, emas, hingga alumina tetap bertumbuh di tengah tantangan kondisi global.


Nilai Ekspor Indonesia 2022 Tumbuh 29,4 Persen, Komoditas Apa yang Berkontribusi?

27 hari lalu

Nilai Ekspor Indonesia 2022 Tumbuh 29,4 Persen, Komoditas Apa yang Berkontribusi?

Nilai ekspor Indonesia pada 2022 tumbuh 29,4 persen dengan nilai US$ 268 miliar atau sekitar Rp 4.144 triliun. Beberapa komoditas seperti besi baja, bahan bakar fosil, dan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) berkontribusi dalam peningkatan tersebut.


Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 1.000 per Gram

29 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 1.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini naik Rp 1.000 per gram. Harga pembelian kembali emas Antam juga ikut naik.


Kinerja Ekspor Mulai Tunjukkan Pelemahan, Sri Mulyani: Kita Harus Waspadai

49 hari lalu

Kinerja Ekspor Mulai Tunjukkan Pelemahan, Sri Mulyani: Kita Harus Waspadai

Sri Mulyani mengatakan sepanjang Januari sampai November pertumbuhan ekspor Indonesia ada di 28,2 persen.


Antam Dukung Upaya Peningkatan Kualitas UMKM di Kolaka

4 November 2022

Antam Dukung Upaya Peningkatan Kualitas UMKM di Kolaka

UKM Center Antam dapat dimanfaatkan dengan maksimal agar pelaku usaha dapat mengembangkan usaha dan mencapai kemandirian ekonomi.


Ekspor RI per September Turun 10,99 Persen, BPS Jelaskan Rinciannya

17 Oktober 2022

Ekspor RI per September Turun 10,99 Persen, BPS Jelaskan Rinciannya

BPS mencatat ekspor Indonesia pada September 2022 sebesar US$ 24,8 miliar.


Harga Emas Antam Hari Ini Stabil Rp 972 Ribu per Gram

21 Agustus 2022

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil Rp 972 Ribu per Gram

Dibandingkan dengan pekan lalu, harga emas hari ini lebih rendah.


HUT RI, Antam Gelar Promo Ongkir Rp 17 hingga 31 Agustus

17 Agustus 2022

HUT RI, Antam Gelar Promo Ongkir Rp 17 hingga 31 Agustus

Promo ongkir emas Antam berlangsung mulai 15 hingga 31 Agustus 2022.


Bulan Mei Ekspor Pertanian Tumbuh 20,32 Persen

15 Juni 2022

Bulan Mei Ekspor Pertanian Tumbuh 20,32 Persen

Secara akumulatif Januari hingga Mei 2022, ekspor pertanian juga mengalami peningkatan.