Kalahkan Rachmat Gobel, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Kadin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rachmat Gobel bersalaman dengan Rosan Roeslani saat pembukaan Munas Kadin ke VII di Trans Hotel, Bandung, Jawa Barat, 23 November 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Rachmat Gobel bersalaman dengan Rosan Roeslani saat pembukaan Munas Kadin ke VII di Trans Hotel, Bandung, Jawa Barat, 23 November 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Pengusaha Rosan Perkasa Roeslani akhirnya mengalahkan Rachmat Gobel, mantan Menteri Perdagangan, dalam pertarungan perebutan kursi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia periode 2015-2020.

    Berdasarkan hasil perhitungan surat suara, Rosan, pendiri perusahaan private equity Recapital Advisors, berhasil mengantongi 102 suara dari total suara pemilih 129. Sementara itu, Rachmat Gobel hanya mampu mendapat 27 suara.

    "Dengan demikian, Ketua Umum Kadin 2015-2020 Rosan Roeslani, sah," kata pemimpin sidang, Bambang Soesatyo, di Hotel Trans Luxury, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Selasa, 24 November 2015.

    Seusai penghitungan surat suara, Rachmat Gobel bersalaman dengan Rosan kemudian langsung meninggalkan ruangan. Pemilihan Ketua Umum Kadin itu pun berlangsung lancar.

    Ketua Umum Kadin periode 2010-2015, Suryo Bambang Sulisto, mengucapkan selamat atas terpilihnya Rosan sebagai Ketua Umum Kadin periode berikutnya. "Kami sangat bergembira bahwa munas ini telah memilih Ketua Umum Kadin baru yang akan menjadi nakhoda bagi Kadin Indonesia," ucapnya.

    Tak lupa, Suryo mengapresiasi keberanian Rachmat Gobel maju mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Kadin.

    "Saya dan semua pengurus Kadin yang demisioner ingin menghormati dan mengapresiasi niat Anda (Gobel) maju menjadi calon Ketua Umum Kadin dan ke depan akan tetap menjadi aset yang dimiliki Kadin," tuturnya.

    AMINUDIN A.S.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.