Munas VII Kadin, Kans Rosan Dianggap Lebih Besar daripada Gobel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum KADIN bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Hariyadi B. Sukamdani selaku saksi yang diajukan pihak pemohon seusai memberikan kesaksian pada sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) di gedung Mahkamah konsitusi, Jakarta, Selasa (17/4). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Wakil Ketua Umum KADIN bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Hariyadi B. Sukamdani selaku saksi yang diajukan pihak pemohon seusai memberikan kesaksian pada sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) di gedung Mahkamah konsitusi, Jakarta, Selasa (17/4). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Rachmat Gobel dan Rosan Roeslani akan memperebutkan posisi ketua umum dalam Munas VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Di antara kedua kandidat, kans Rosan dianggap lebih besar. "Gobel baru menyatakan maju sebagai ketua umum dua pekan sebelumnya, kan susah," kata Ketua Umum Kadin Haryadi Sukamdani, Senin, 23 November 2015.

    Haryadi mengatakan, berbeda dengan Gobel, Rosan telah bergerak sejak satu tahun lalu. Dia membangun komunikasi dengan berbagai asosiasi dan menjalin hubungan dengan pengurus daerah. Hal ini membuat dukungan buat Rosan jauh lebih kuat ketimbang Gobel.

    Namun, meski kalah start mempersiapkan diri, Haryadi menilai, Gobel punya poin lebih ketimbang Rosan. "Dia punya pengalaman dan jaringan di pemerintahan," katanya. Gobel sebelumnya menjabat Menteri Perdagangan di Kabinet Kerja Jokowi. Dalam reshuffle pertama pada Agustus lalu, posisi bos Panasonic itu diisi Thomas Trikasih Lembong.

    Munas VII Kadin dilaksanakan di Bandung pada 22-24 November 2015. Munas yang digelar di Gedung Merdeka dan Trans Luxury Hotel itu akan dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla. Panitia menyatakan Munas akan diikuti sekitar 1.500 perserta dari berbagai utusan Kadin di seluruh Indonesia. Mereka akan mengikuti rangkaian acara, dari rapat pleno, rapat konvensi, hingga pemilihan Ketua Umum Kadin. "Mekanisme pemilihan ketua umum akan dilakukan semua peserta," ucapnya.

    AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.