Oktober, Kunjungan Turis Cina ke Jepang Naik 2 Kali Lipat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para maiko dan geiko bercengkrama dengan para penumpang kereta, sekitar 40 maiko dan geiko didaulat menjadi duta pariwisata kota Kyoto. Jepang, 21 Juni 2015. The Asahi Shimbun/Getty Images

    Para maiko dan geiko bercengkrama dengan para penumpang kereta, sekitar 40 maiko dan geiko didaulat menjadi duta pariwisata kota Kyoto. Jepang, 21 Juni 2015. The Asahi Shimbun/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah kunjungan wisatawan asal China ke Jepang naik dua kali lipat selama Oktober akibat pelemahan nilai tukar dan kemudahan visa yang diberlakukan negara itu.

    Jumlah pengunjung selama Oktober naik jadi 1,8 juta orang atau melonjak 44% dari tahun lalu, menurut Badan Pariwisata Jepang sebagimana dikutip Bloomberg, Kamis (19 November 2015). Pengunjung asal China naik dua kali lipat menjadi 644.600 disusul oleh Korea Selatan dengan jumlah kunjungan 378.000.

    Sedangkan, pengunjung asal Kanada naik ke angka 22.000, sebuah rekor untuk waktu satu bulan, menurut badan tersebut.

    Sejak awal tahun ini, sebanyak 4,3 juta turis asal China telah berkunjung ke negara Sakura itu. Dengan terpuruknya negara terkuat ketiga di sektor ekonomi itu untuk kedua kalinya sejak 2012, Perdana Menterui Jepang, Shinzo Abe, berharap lonjakan kunjungan turis mancanegara itu akan dapat membantu pendapatan negara tersebut.

    Abe menargetkan kunjungan wisatawan luar negeri naik menjadi 20 juta pada 2020 pada saat Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.