Efisiensi Korporasi, Jokowi Dorong BUMN Bentuk Holding

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambuatan pada acara peresmian Konvensi Nasional Humas Indonesia (KNH) 2015 di Istana Negara 18 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo memberikan sambuatan pada acara peresmian Konvensi Nasional Humas Indonesia (KNH) 2015 di Istana Negara 18 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendorong BUMN yang sejenis untuk membentuk holding agar aksi korporasi lebih efisien.

    "(BUMN) yang sejenis untuk efisiensi agar juga dibangun  holdingnya  sehingga setiap tindakan aksi korporasi bisa lebih efisien," kata Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur dan Pabrik Asam Fosfat II - PT Petrokimia Gresik di Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (19 November 2015).

    Presiden berharap para BUMN meniru integrasi yang telah dilakukan oleh BUMN sektor pupuk.

    Presiden mencontohkan Bank BUMN yang memiliki mesin ATM sendiri-sendiri.

    "Seharusnya mesin ATM hanya satu, tapi kartunya saja yang berbeda, karena pemilik BUMN itu sama, yaitu rakyat Indonesia. Upaya seperti ini menghemat biaya hingga Rp30 Triliun. Banyak efisiensi yang bisa dilakukan," kata Presiden.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?